Ibu Kost yang menggoda
Api makin besar, membuat pondok mulai berderak seolah akan roboh.
Tiba-tiba, suara batuk berat terdengar. Darman, yang tergeletak di lantai, membuka matanya perlahan. Dengan sisa tenaga, ia meraih sesuatu dari dalam sakunya—sebuah granat kecil yang sudah berkarat.
“Ravika…” bisiknya lirih.
Ravika menoleh, matanya melebar. Ia tahu persis benda apa yang ada di tangan Darman.