Pewaris Tunggal
Ketegangan langsung terasa, Balang kini sudah memegang senjata otomatisnya, kacamata khusus kembali dia pasang.
Tiba-tiba ada sebuah benda yang di lempar, Balang kaget bukan kepalang, karena itu bukan batu atau apapun, tapi sebuah granat.
“Awasss granat nenassss…!” teriak Balang, sambil melompat ke luar gubuk dan bergulingan di halaman gubuk, lalu bergerak cepat berlindung di sebatang pohon besar.
Blarrrrrrr….ledakan memekakan telinga. Seluruh pasukan langsung berhamburan berpencar, saat itulah rentetan tembakan mengarah ke pasukan Balang.
Hot Chapters