Berpisah Untuk Bersatu
"Ah, bisa saja kamu Yung? Gimana, gimana … Apa kabar kamu, Yung? Tinggal di mana, suami kamu orang sini ya? Itu, anak-anak kamu? Wah, cantik-cantik ya? Pasti mirip papanya!"
Aduh, mendadak dadaku seperti dipelintir-pelintir. Nyeri sekali dan hanya bisa mematung atas semua pertanyaan Mbak Kimi tadi, sungguh. Lova memang cantik, berkulit putih dan rambutnya pirang. Banyak orang bilang, dia mirip bayi Belanda. Kalau Elora sudah jelas, bayi Jerman. Maksudku, wajar sih kalau Mbak Kimi mengira aku menikah dengan orang sini. Tapi sayang, aku langsung terserang bisu.
"Lho Yung, kamu kenapa Yung?" Mbak Kimi terlihat kikuk, khawatir. "Maaf, kalau Mbak salah?"
Hot Chapters