Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

Jahat. "Aaaaaaa …!" jerit Bumi marah sambil membanting celengannya yang sudah kosong ke lantai kamar. Karena terbuat dari tanah liat, pecahlah celengan gajah itu seketika. Berserakan di lantai kamar.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 293 Times as bibir terbelah
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Darah-darah itu tiba-tiba muncul dari berbagai tempat, dari matanya, dari tangannya, dari mulutnya. Hingga, Sraaaakkk Tubuhnya tiba-tiba terbelah menjadi dua bagian, tubuh atasnya tiba-tiba jatuh ke tanah secara perlahan. Bahkan lampu minyak yang dia pegang pun akhirnya jatuh dan pecah secara perlahan. Brak! Namun, matanya masih terbuka, dia masih tersenyum ketika hal itu terjadi. Bahkan, dia sempat berkata kepadaku meskipun aku sudah tidak ada sekarang, dia berkata secara perlahan meskipun tubuhnya sudah terbelah.
9.631.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bibir terbelah
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Mari Berpisah, Mas

Mari Berpisah, Mas

Tania sendiri lebih memilih jaga-jaga untuk memakaikan Pampers karena sering kali anaknya itu tidak bilang kalau mau BAK atau BAB. "Ayo, Sayang, sama Papa," ucap Hanif sambil membawa anaknya ke dalam. Sedangkan Tania sendiri lebih memilih rebahan karena untuk buat duduk saja ia sudah tak sanggup. *** "Bagaiman, Bu. Apa istri saya hamil?" tanya Hanif dengan harap-harap cemas setelah bidan Desa memeriksa istrinya "Bu Tania terkena Vertigo, Pak. Vertigo ini membuat penderitanya merasa pusing tujuh keliling juga mual karena efek dari pusingnya itu," jawab Bidan tersebut sambil tersenyum.
24.5K viewsOngoingAdded to Library 758 Times as bibir terbelah
Read
+Library
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Saga menghembuskan nafas kasar, ketika temannya, Beri, menghadangnya di jalan. "Apaan sih, hampir saja kamu ketabrak! Bay the way, kamu sudah pulang dari liburan?" sentak Saga merasa kesal kepada temannya itu. Setelah keluar dari dalam mobil, Saga menegur perbuatan Beri yang membahayakan itu.
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 987 Times as bibir terbelah
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Ia melempar tubuh Elian ke dinding, seperti membuang sesuatu yang menjijikkan. Buk! Tubuh Elian membentur tembok keras. Ia terguling, batuk keras, darah mengalir dari bibirnya. Pandangan Elian mengabur. Titik-titik hitam menari di tepi matanya. Dunia terasa bergoyang, dan untuk sesaat ia tak tahu apakah ia masih hidup… atau sedang sekarat. Laki-laki itu menatapnya sebentar. Lalu berdecak sekali lagi.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as bibir terbelah
Read
+Library
PENDEKAR PEWARIS SISTEM

PENDEKAR PEWARIS SISTEM

Bab 121 – Awal Mula Dunia Sistem Langit terbelah. Setiap benturan antara Kenta dan Kaisar mengguncang realitas, memecah ruang di sekitar mereka menjadi serpihan yang beterbangan seperti pecahan cermin. Tapi di tengah pertarungan ini, sesuatu yang jauh lebih besar mulai terjadi—kepala Kenta terasa berdenyut hebat, dan di saat yang sama, ruang di sekitarnya mulai berubah.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as bibir terbelah
Read
+Library
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

"Aku harap kau pandai melapangkan dada bila pada masanya kita harus berpisah. Tetapi harus kau tahu, meski hatiku kerap terombang-ambing, namamu tetap terukir dan berdiri kokoh di salah satu sudut kalbuku. Bisikan cinta biar aku yang dengar. Belaianmu yang lembut biar aku yang rasa. Serta rindu ini biar aku yang menanggung bebannya. Berat, tapi inilah jalanku. Kita cukup sampai di sini. Meski tanpa ada kata pisah. Aku melepasmu selamanya. Ratusan hari telah berlalu tanpamu, tanpa tawamu dan tanpa hadirmu pula. Sepi merasuk ke dalam hati di setiap waktu...." Suci Roswita yang terbaring menyuarakan alunan nada-nada indah dari bait aksara yang tersusun rapi dari novel (Hadir yang bukan Takdir)
604 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as bibir terbelah
Read
+Library
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

Tak mau menatapku. Aawww! Tiba-tiba Bia sedikit berterik dan meringis kesakitan. Tampak darah segar mulai mengalir dari ujung telunjuknya. Sepertinya, tak sengaja ada pecahan gelas yang menancap di kulit putihnya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as bibir terbelah
Read
+Library
Putra Titisan Dewa

Putra Titisan Dewa

BUUMMM! Lolong Badiran Wasesa terdengar mengerikan saat sosoknya terbelah dua oleh sinar putih pipih itu, dari kepala hingga kaki. Angin pukulan melempar dua bagian tubuh Badiran Wasesa saling menjauh. Satu ke arah Selatan dan yang lainnya menuju Utara, sebelum jatuh jauh menuju kaki gunung.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 404 Times as bibir terbelah
Read
+Library
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Dess! Tanah terbelah memanjang dari kaki Bayu yang menjejak tanah sampai tempat berdirinya Birawayaksa. Sosok pendek gemuk ini terjeblos ke belahan tanah sampai pinggang. Lalu tanah tersebut merapat kembali. Birawayaksa tampak tak bergerak, tapi Bayu malah curiga. Segera dia berkelebat ke depan lalu menendang lawannya.
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as bibir terbelah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status