KAMPUNG HALIMUN
Darah-darah itu tiba-tiba muncul dari berbagai tempat, dari matanya, dari tangannya, dari mulutnya.
Hingga,
Sraaaakkk
Tubuhnya tiba-tiba terbelah menjadi dua bagian, tubuh atasnya tiba-tiba jatuh ke tanah secara perlahan. Bahkan lampu minyak yang dia pegang pun akhirnya jatuh dan pecah secara perlahan.
Brak!
Namun, matanya masih terbuka, dia masih tersenyum ketika hal itu terjadi.
Bahkan, dia sempat berkata kepadaku meskipun aku sudah tidak ada sekarang, dia berkata secara perlahan meskipun tubuhnya sudah terbelah.
인기 회차