Cinta Diam-Diam Sang Bos
Kami telah menari setidaknya selama setengah jam ketika kami memutuskan untuk kembali ke meja untuk minum, tetapi Lukman dengan lembut menyentuh lenganku dan berbisik di telingaku, "Menarilah denganku, Citra manis."
Aku tersenyum dan mengangguk. Musik salsa mengalun seru, pasangan-pasangan berputar enerjik di lantai dansa. Lukman ternyata penari yang top banget! Dia bimbing aku menari dengan mulus, bahkan ajak coba beberapa gerakan gokil. Aku ketawa-ketawa, dan dia balas lihatin aku dengan senyum nakal.
"Wah, sayang banget. Aku harus balik kerja lagi nih, Citra yang cantik. Tapi, boleh aku anter kamu ke meja?" katanya waktu lagu berakhir. Aku cuma mengangguk.
Hot Chapters