Gairah Teman Suamiku
gumamnya pelan, senyum getir terbit di wajah lelahnya.
Setelah menghela napas panjang, Mirae berdiri dan mulai membersihkan ruangan. Tangannya berdebu, bajunya basah oleh keringat, tapi tak ada keluhan.
Dia menyapu jaring laba-laba yang menggantung di sudut langit-langit, mengelap kaca jendela yang buram, lalu menata ulang kursi kayu reyot agar rumah itu sedikit terasa seperti tempat tinggal.