Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Laki-Laki Misterius

Laki-Laki Misterius

Bahkan meneleponnya langsung, tapi HPnya masih belum aktif sampai sekarang. Kecemasanku semakin menjadi-jadi, entah firasat apa yang melintas di otakku, ketika dengan tangan gemetar aku mengetikkan di g****e, nama maskapai yang digunakan oleh Mas Bambang untuk pergi ke Jakarta. Gambar beputar yang menunjukkan sistem gawaiku yang sedang mengakses internet terasa sangat lambat meski sebenarnya hanya beberapa detik saja. Ya, hanya butuh beberapa detik saja lamanya.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
Tentang Restu

Tentang Restu

Ressa melirik Gilang lalu menunjukkan layar ponselnya pada Gilang. “Nih.” Sontak saja Gilang tertawa. Untung saja itu makanan tidak keluar dari mulutnya. Bagaimana tidak, yang terpampang nyata dilayar ponsel Ressa adalah game sudoku. “Kamu suka game itu?” tanya Gilang sembari menyuap makanannya. “Suka lah. Ini kan game offline. Hemat kuota. Hahaha....” “Nggak malah nambah bikin pusing? Angka semua gitu.”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

“Sepertinya aku benar-benar menjadi lebih terkenal sekarang.” Ian duduk di samping Lisa sambil membawa sepiring ikan bakar dan meletakkannya di meja. Ian lalu membuka ponselnya, mencoba melihat kembali sosial medianya. Namun, saat mengoperasikannya, ponsel miliknya berjalan sangat lambat, bahkan sempat macet. Hal ini disebabkan banyaknya notifikasi sosial media yang muncul di ponselnya, menyebabkan ponsel spek kentang miliknya sedikit macet. ‘Sepertinya aku harus membeli ponsel baru,’ batinnya.
1042.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 938 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
Cincin Pemikat Jodoh

Cincin Pemikat Jodoh

Sepertinya getaran itu berasal dari HP-nya. Gami bangun perlahan. Beringsut mencapai meja. Sesekali meringis karena area kewanitannya masih terasa perih setelah dijejali benda berukuran besar dan panjang. Satu chat dari Wira. Gami tidak langsung membukanya. Dia hanya memeriksa melalui pop up. ‘Bikinin saya kopi.’
7.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
ISTRIKU MEMBEKU

ISTRIKU MEMBEKU

Untuk rasa, perlahan tapi pasti akan mengikuti. (Sudah tidur, ya, kok, belum jawab?) Gatal juga dari tadi belum dibaca. Biasanya di jam malam begini sedang santai dan bisa akses HP. Kecuali memang sudah tidur. (Maaf, tadi lagi keluar) Akhirnya setelah menunggu sepuluh menit, balasan datang. Kesempatan ini tak kusia-siakan untuk kembali mengirim pesan. (Devan kangen sama mamih Irna)
10364.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.7K kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
She is Genevive

She is Genevive

' 'Aku sedang bermain game dikomputer' 'Kenapa hari Sabtu datang begitu lambat' 'Aku ingin cepat bertemu denganmu' 'Haruskah aku sekarang datang kerumahmu? 'Tapi sedang hujan' 'Tadi kau pulang kehujanan?' Dan beberapa stiker bergambar beruang yang lucu Gen merasa gemas, seperti merasakan hal yang dulu pernah ia rasakan, bedanya sekarang ia merasa ada sesuatu yang mengganjal. Ya betul, Serena. Gen merasa seperti, apa ya, bukankah ini seperti hal yang tidak baik? Maksudnya antara Gen dan Gavin.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
Penawaran Gila Suamiku

Penawaran Gila Suamiku

Lanjut menyelesaikan ucapannya. "Aku—" Dret "Shit!" Umpatnya kesal, kala si penelepon tampaknya tidak menyerah, mendengus Gabriel akhirnya menggeser ikon hijau di ponselnya itu. "Sudah ku bilang aku tidak mau di ganggu!" Semprot pada Brian—si penelepon. "Maaf tuan, ada info yang harus tuan dengar segera." "Apa?" Sahut dingin Gabriel.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Sistem Kekayaan Tak Terbatas

「Ramuan Penyembuh Tingkat Rendah. Ramuan ini mampu memulihkan berbagai macam luka ringan, mempercepat regenerasi tubuh, dan mengurangi rasa sakit. Kualitas cukup rendah sehingga efek yang diberikan tidak terlalu besar.」 「Apakah anda ingin membeli Ramuan Penyembuh Tingkat Rendah?」 Tidak ada basa-basi, William langsung membeli ramuan tersebut. Saat ia menerima notifikasi pembelian telah diselesaikan, ia merasa bingung bagaimana sistem akan mengirim ramuan tersebut, berbeda dengan cara kerja pengiriman uang.
8.78.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai gambar slow respon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status