Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

Gerakan lembut itu, dipenuhi ketulusan dan rasa khawatir, membuat Dokter Yvonne bisa merasakan, di antara mereka sudah tumbuh sesuatu yang lebih dari sekadar persahabatan. Dokter Yvonne mengeluarkan senter kecil dari saku jasnya. “Julio, boleh aku periksa matamu sebentar?” Dengan berat hati Julio menurunkan tangannya. Kelopak matanya tampak bengkak, merah, basah oleh air mata. Cahaya kecil menyapu kedua bola matanya, membuat Yvonne menghela napas panjang. “Sepertinya ada masalah di kornea…” gumamnya hati-hati. “Julio, kamu akhir-akhir ini stress berat? Atau terlalu memaksakan matamu untuk bekerja?”
106.8K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as red eye series
Show Reviews (34)
Read
+Library
Kania Putri
marah kecewa pasti ada ini tapi aq yakin laras bukan tipe cewe pendendam dia dapt memutuskan sesuatu dengan kepala dingin & bukan dengan emosi sesaat. aq yakin sih laras akan memaafkanmu. ya ampun deg2an ini menanti julio berkata jujur pada laras
~•°Putri Nurril°•~
bener² dapat kejutan banget di bab minggu ini. dan setiap permasalahan yang ada pasti ada solusi. novel ini mengajarkan tentang kehidupan yang tak selamanya di atas/ di bawah. ceritanya pun ngeh banget di hati. thanks Ci Net, udah bikin cerita yang luar biasa
Read All Reviews
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Biasanya bunda selalu denger loh walaupun aku cuma bergumam. “Sreeek!” Kusibak begitu saja tirai plastik itu dan … . Sebuah tubuh tinggi dengan kulit warna kuning kecoklatan basah dan sebagian masih tertutup busa sabun. Perutnya berkotak-kotak seperti perut Mas Channing Tatum. Coklat blok kerendam air inimah! Turun ke bawah perut ada sebuah benda aneh gitu yang mirip ... itunya cowok! Inimah bukan bunda! Ini sih Mas Druuuuuuuuu!!! Aaaaaaaaawwwwwww, pemandangan nista mendebarkan macam apa ini?
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as red eye series
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Dia hanya mengedip-ngedipkan kelopak matanya, hingga membuat iris hitamnya tampak memukau terkena cahaya matahari dari kaca jendela kereta. “Ya, ampun, gemesin banget ya, Bu. Tuker duduk sini!” pintanya sambil menepuk-nepuk paha Rabu cepat. Sambil menghela napas, Rabu akhirnya bangkit dari duduknya, dan bertukar dengan Katha. Kini dia duduk di samping jendela, dan Katha jadi lebih dekat dengan anak kecil yang masih menatap mereka bingung.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as red eye series
Read
+Library
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

Kehidupan Shen Ying adalah kehampaan yang dingin. Di ranjang sempit dan usang, Shen Ying duduk dengan tubuh lemah, matanya kosong menatap keluar jendela. Jika ia mampu merasakan, mungkin ia akan menangis. Air mata yang keluar dari matanya hanyalah respon dari tubuhnya bukan dari jiwanya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as red eye series
Read
+Library
Another Eye

Another Eye

Termasuk bagi seorang gadis yang baru menjadi salah satu bagian di keluarga ini. Bahunya bergetar hebat begitu hembusan dingin menjalari lehernya. Tangannya tak berhenti gemetar ketika matanya bertemu pandang dengan iris merah yang baru saja terbang keluar, semerah anggur yang ia antarkan.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as red eye series
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Aku membuka mata dan beradu pandang dengan sepasang mata beriris biru yang menatapku dengan sendu. Sesaat kami tidak saling bicara dan larut dalam pikiran masing-masing. Sentuhan saputangan di pipi untuk menyeka sisa air mata itu membuatku kembali rapuh dan langsung mendekap Viana, seakan-akan dirinya bisa mengalirkan kekuatan padaku.
95.6K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as red eye series
Read
+Library
Red Room

Red Room

Aku puas dengan semua ini. Max menambahkan adegan dengan menyiram tubuhku dengan cairan berwarna merah. Menuntutku tetap menari di lingkaran api, lalu menyuruh tanganku meraba-raba tubuhku secara seduktif. Kesan seksi dan bicty jelas terlihat karena memang inilah temanya. "Cut. Adegan selanjutnya! " Para penata kostum dan rias wajah mulai menyerbu. Tangan-tangan mereka bekerja keras mengubahku menjadi image yang baru.
9.818.3K viewsCompletedAdded to Library 530 Times as red eye series
Read
+Library
R.E.D Red Everlasting Dragon

R.E.D Red Everlasting Dragon

Dia tidak tahu apa itu, tapi, apa yang dilihat oleh matanya benar-benar menggangu pikirannya. Barusan, saat Rendy melihat tubuhnya sendiri, dia sangat jelas melihat lebih dari apa yang dia inginkan, dan secara tak sadar bisa melihat orang-orang dalamnya. Bahkan, aliran darah di setiap pembuluh darahnya, Rendy bisa melihatnya secara jelas. Teknologi X-ray, atau apapun itu, tampaknya tidak bisa melihat sejelas yang dia lihat. Dengan alasan itu pula, Rendy bisa melihat warna merah kotor yang menumpuk di bagian alat kelamin Arinda, yang pada akhirnya bertanya secara tak sadar.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as red eye series
Read
+Library
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

Akhirnya aku membiarkan air mataku mengalir deras membasahi pipi sebagai gantinya. Sebuah usapan lembut aku rasakan. Aku mengangkat kepala, mendapati Agatha ikut berjongkok di depanku. Tangannya masih setiap mengusap punggungku namun wajahnya datar. Agatha tidak mengucapkan apapun, ia hanya diam melihat aku yang menangis tanpa suara. Aku semakin terisak.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as red eye series
Read
+Library
Red Clock

Red Clock

“Claire!” Daren menenangkan dirinya, menutup mata dan iris emas itu kembali. Melihat wajah gadis itu yang masih keras tanpa ketakutan sama sekali, matanya teguh. Daren menghela nafas, menghempaskan senjatanya dan hilang begitu saja, hanya ada suara yang terdengar.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as red eye series
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status