MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN
Tampilan desktop penuh dengan folder berserakan, dokumen kerja, tangkapan layar, draft desain, bahkan rekaman data dari kamera CCTV galeri yang tampaknya tidak pernah dihapus.
“Benar-benar… seperti gudang tanpa rak,” Chatrine kembali sambil terus menatap layar yang penuh ikon acak-acakan.
Chatrine mulai menelusuri, membuka satu demi satu folder. Ada file mentah sketsa kursi, ada foto perabot yang sudah diproduksi, hingga laporan penjualan lama. Sesekali Chatrine mengerutkan kening karena file dinamai dengan singkatan yang cuma Liam sendiri yang paham.