تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Bab 1 "Mas, kok rumah berantakan gini, sih?" keluhku pada Mas Dito yang sedang memainkan gawainya di teras rumah. Baru turun dari mobil, aku sudah menginjak mainan Kania–putri pertamaku bersama Mas Dito. Mainan Kania berserakan di mana-mana, begitu juga dengan daun pohon mangga dan pohon rambutan yang ada di depan rumah. Memang tadi pagi aku pergi kerja setelah Subuh, karena harus menjemput klien yang baru datang dari luar kota. Akan tetapi ada Bik Minah yang akan datang pagi dan pulang waktu sore yang akan mengurus rumah.
2.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 79 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

“Eh, ya. Bicara-bicara, saya belum melihat Neng Alina. Biasanya selalu berenang kalau cuacanya gerah begini.” Maura makin terbahak mendengar pemilihan kata Cucun, baru dilihatnya seorang asisten rumah tangga yang begitu menghibur dan menyenangkan seperti Cucun. “Udah, Teh. Sakit perut saya.” Maura mengusap airmatanya karena terlalu banyak tertawa. “Apa yang lucu?” Rangga berjalan masuk dari halaman belakang dengan rambut basah dan bathrobe membungkus tubuhnya, terlihat menggoda di mata Maura. “Cucun lucu, ya?”
1031.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.2K مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
Mas Ganteng

Mas Ganteng

tanya Dego mulai gemas. “Kalau gue mau dua-duanya gimana? Bermusuhan dan berteman. Hubungan yang menarik ‘kan?” Rumi beranjak dari kursi dengan langkah sedikit sempoyongan. Dego hanya geleng-geleng mengamati kelakuan Rumi. “Lo jelas-jelas mabuk begini masih bilang otak lo masih waras? Halunasi, iya.” “Lo kan tahu gue. Meskipun gue mabuk, isi kepala gue masih tetap berfungsi baik.” Rumi menunjuk-nunjuk kepalanya begitu bangga.
6.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 221 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Suara Rumi terdengar panik sekali. Aduh, aku jadi ikutan panik. Apa yang terjadi? "Tolongin apa, Rum?" "Ada wanita gila ngamuk-ngamuk di depan rumah kita Mbak. Aduh, aku sama Mama juga takut." Eh? Wanita gila? ***
1012.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 469 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
Kubeli Suamiku Dari Keluarganya

Kubeli Suamiku Dari Keluarganya

Tante Sari tampak shock mendapat perlawanan. Ia terbelalak kaget. Tidak menyangka aku yang biasa memilih mengalah kini melotot melawan ucapannya. Bahkan memanggil diriku dengan sebutan 'aku' bukan 'Rum' *** "Kamu itu ya, Rum. Ngomong kok sombong sekali. Aset kampung plus warisan. Tidak usah terlalu banyak ngehalu, takutnya kamu depresi. Mending jualan risoles, bakwan atau apa saja yang bisa menyambung nafkah anak-anak kamu. Kalian sekeluarga memang cocok hidup makan halu, tak ada bedanya dengan si Yuni.
1015.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 635 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

PRAANGG Mangkuk bubur dan sup itu sontak pecah berkeping-keping. ~~~~~~~~~~
105.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 126 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 48 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

“Beda rumah, beda rules, bro. Rumah gue mah nyantai. Asal nggak ngobat aja. Kalo ngobat ya sama, bro. Gue bisa diusir. Ngabis-ngabisin duit katanya.” “Mabok juga ngabisin duit, cuy. Udahlah, dikurang-kurangin maboknya. Nggak capek apa ditanya sama guru terus, Kamal ke mana? Itu kenapa Kamal matanya merah? Ribet tahu nggak, lo!”
1015.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 436 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

Keesokan harinya, Jam 09.30 pagi, kami pun telah tiba di rumah Ki Slamet bersama teh Arum, minyak Serimpi dan kembang tujuh warna menjadi pengharum alami rumah Ki Slamet. Tampak sedikit seram, tapi ya bagaimana lagi, kami harus masuk dan mencobanya. Begini ternyata penampakan rumah seorang orang pintar atau yang lazim di sebut dukun. "Ada apa Rum Kamu kesini, apa habis bedakmu yang telah Aki doakan?"
1010.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 269 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
Dimadu Suami Dinikahi Kakak Ipar

Dimadu Suami Dinikahi Kakak Ipar

Kali ini nada bicara sedikit tinggi. "Ini rumah orang tuamu. Bukan tempat kamu bikin ribut pagi buta," sahut Arya cepat. Rima muncul dari balik lorong. Wajahnya merah dan tegang. "Kamu pikir kamu siapa, Gilang? Hanya karena kamu anak tertua, kamu bisa datang dan bertingkah seenaknya?" Gilang mengepalkan tangannya. Wajahnya ikut tegang. "Kalian harus tahu, ada yang salah di rumah ini dan aku enggak bisa terus pura-pura enggak lihat."
102.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 70 مرة ضمن gang rumah
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status