Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kemelut Cinta Clara

Kemelut Cinta Clara

"Gubrakkkk!" Pintu akhirnya didobrak. Semua yang ada di luar segera melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam rumah yang ditempati Rangga. Rumahnya lumayan berantakan. Banyak kardus, koran, botol minuman plastik bejas dan lainnya yang biasa dikumpulkan oleh neneknya Rangga. Semakin ke dalam bau semakin terasa. Hingga Rangga melangkah ke sebuah bilik kamar. Alangkah kagetnya saat melihat sesosok manusia terbujur kaku dengan aroma yang sudah anyir serta mengenaskan kondisinya.
9.53.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
HELLO HUSBAND {INDONESIA}

HELLO HUSBAND {INDONESIA}

Ruster hampir tidak percaya pria ini mau bertamu kerumah kecilnya dan seperti gubuk perternakkan kuda. Romeo mengikuti langkah Ruster masuk ke dalam gang sempit dan berhenti di sebuah rumah sederhana dengan cat yang kusam, atap rumah berkarat, kayu rumah yang hampir roboh, Di sertai lampu penerangan yang remang-remang. Semakin menambah betapa miskinnya keluarga tersebut di mata Romeo. "Ibu, aku pulang!" saut Ruster dengan mengetuk pintu kayu berwarna putih ke kuningan itu dengan ketukan pelan.
9.7378.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.3K kali sebagai gang rumah
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Risma Resmiati
boleh dong di lanjutin biar seru aku mau tau kelnjutan si kembar itu,,si kakanya raven pasti meninggal duluan dach karna terlalu cape dengzn sellallu memperdaya wNita hingga sampai pingsan y ampun raven nanti kmanu pasti punya penyakit kelamin dach
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
Baca Semua Ulasan
Angkasa

Angkasa

Bintang jauh lebih penting, rasanya ia ingin memiliki cewek itu seutuhnya. "Nah kalau rame gini kan enak dipandang. Jadi rumah gue gak sepi kayak kuburan lagi." ucap Rangga sumringah, ia meletakkan camilan kripik balado dan minuman jus jeruk. Mumpung hari sabtu malam minggu digunakan saja untuk berkumpul dirumahnya, bermain playstation, wi-fi, dan bisa bermain perang bantal. Ya walaupun kamarnya harus berantakan. Kedua orang tuanya sedang sibuk dengan pekerjaannya di Magetan, mereka akan pulang satu minggu lagi. Ada Angkasa, Bintang, Virgo dan Pandu.
84.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

Ada 2 kamar mandi dalam dengan air yang menyala setiap saat, berbeda dengan rumah dinas karyawan divisi pabrik yang airnya hanya menyala di jam 5 sore selama 10 menit. "Kamu bilang kamu lebih sering pulang ke kampung ketimbang di sini pas hari libur," gumam Ryu mengitarkan pandangannya. "Iya Pak, saya takut sama maling. Makanya saya lebih merasa tenang kalau di kampung itupun di Kampung Tiga yang deket aliran sungai itu, nginep di rumah temen saya. Di sini cuma biar kalau kerja lebih dekat aja," balas Rara. "Pak Ryu mau saya bikinkan kopi?" tawarnya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Angin berdesir masuk dari celah-celah ventilasi rumah tua. Di ruang tengah, keempatnya berkumpul, duduk tanpa suara. Hanya suara detik jam dinding yang terdengar, pelan tapi menusuk. Raka: (mengusap wajahnya yang lelah) “Kita gak bisa terus kayak gini... rumah ini jelas-jelas ada yang gak beres.” Zaki: (setengah bercanda, tapi wajahnya pucat)
10727 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Rumah Kos Berhantu

Rumah Kos Berhantu

Tetangga Rumah “Tok, tok,tok,” Suara pintu rumah diketuk berkali-kali. "Bu Vina… Bu Vina …" Panggil seorang wanita setengah baya. “Tok, tok,tok,” Suara pintu rumah diketuk lagi oleh wanita paruh baya itu. Dia terus mengetuk pintu rumah meskipun pintu rumah itu sebenarnya sudah dalam keadaan terbuka.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

[Assalamu'alaikum, Mas ada di mana] [Wa'alaikumsalam, ini lagi lembur memangnya kenapa] "Lembur di rumah selingkuhan," batin Alda. [Mas bisa pulang sekarang nggak, perut aku kambuh lagi] [Apa?! Iya, iya, aku pulang sekarang]
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Menikah Lagi untuk Membalas Sakit Hati

Menikah Lagi untuk Membalas Sakit Hati

"Kamu benar-benar gila, Mas!" Salma berteriak dengan sangat kencang saat mereka berada di dalam rumah. "Ya, aku memang gila!" bentak Guntara tak kalah keras dari Salma. Angin malam menyusup dari celah jendela kayu rumah bergaya minimalis yang berdiri di pinggiran kota. Rumah itu sunyi, hanya diisi oleh kenangan masa lalu yang tak pernah benar-benar mati. Dinding-dindingnya masih menyimpan gema tawa dan tangis, jejak-jejak cinta yang dulu pernah menyala, lalu padam tanpa aba-aba.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

tiiinnn "Dih!" sentak wanita bernama Rana itu terkejut seraya menoleh ke arah gorden yang sudah tertutup, "biasanya juga langsung masuk kayak maling, banyak tingkah amat ya pengangguran," ocehnya lalu mengambil krim malam untuk perawatan kulit. "Rana ... Rana!" teriak seseorang dari luar rumah, panggilan bersuara keras dan mengganggu, juga panggilan yang membuat Rana sontak terdiam saat menyadari bahwa yang memanggilnya adalah suara wanita.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

Saat aku hendak melihat ke luar, aku melihat ada orang berlari tapi aku tak sempat mengejar. Mas Ilham dan Pak Karno sudah kembali, dari rumah Pak RT. Aku menceritakan pada Mas Ilham soal bangkai dan jendela kamar yang pecah. "Malam ini pihak RT akan membantu dengan mengadakan ronda di sekeliling villa ini," kata Mas Ilham. "Semoga setelah ini tidak ada teror lagi, Mas," ucapku. Sore itu kami ke sungai yang ada di dekat villa. Bu Min tak ikut karena harus menunggu orang memperbaiki jendela.
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gang rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status