NAFKAH YANG TERBAGI
Ia curiga, ada maling masuk ke rumah itu, karena satpam yang baru beberapa hari ia pekerjakan, sangat tidak becus dengan tanggung jawabnya.
"Rumiah, apa yang dia lakukan?" batin Saga, saat ia melongokan kepalanya ke arah dapur.
Tenyata Saga salah, bukan maling yang menimbulkan suara itu, tapi Rumiah yang entah sedang mencari apa.
"Ya Tuhan ... Mana alat penumbuk itu? Mana aku lupa terakhir kali memakai, aku tidak sempat mencucinya." Rumiah tampak kebingungan, tampak butiran keringat mengucur di dahinya karena panik.
Hot Chapters