Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
“Jadi siapa yang nepuk kepala kamu itu, hm?”
“Eh, skripsi kalian udah sampai mana?” Anindya cepat-cepat mengganti topik.
Laura dan Jeane saling pandang, lalu kompak mendesah.
“Ganti topik terus, tipikal remaja labil banget sih, Anindya!” Jeane menepuk bahu Anindya. “Nih, skripsiku aja baru bab empat. Aku udah pusing sama penilaian tanah industri. Dosen pembimbingku maunya pakai pendekatan biaya, padahal datanya nggak lengkap.”