Cinta Gita
Di tanganku, draf skripsi setebal seratus lima puluh halaman terasa begitu berat, namun tidak seberat rasa sepi yang menghimpit dada.
Seandainya teman-temanku ada di sini, lorong ini akan ramai oleh gelak tawa. Nila pasti sudah sibuk menyiapkan buket bunga, Azizah akan membawakan camilan kesukaanku untuk meredakan gugup, dan Bian, meski menyebalkan, pasti bersandar di dinding sambil mengejek draf skripsiku yang tebal.
Namun pagi ini, lorong itu kosong. Hanya ada deru angin dari ventilasi dan beberapa mahasiswa junior yang lewat tanpa menoleh.
Bab Populer