Konsep Mary Sue dan Gary Stu sebenarnya berasal dari fanfiction, tapi sekarang sering dipakai buat kritik karakter yang terlalu sempurna sampai nggak realistis. Mary Sue biasanya tokoh perempuan yang punya segalanya: cantik, jenius, semua orang suka, dan selalu menang tanpa usaha. Gary Stu versi cowoknya, sering muncul di shounen anime atau novel fantasi—badannya kekar, skill combat nggak masuk akal, dan punya harem padahal kepribadiannya flat. Bedanya? Mary Sue sering 'dihujat' lebih keras karena stereotip gender, sementara Gary Stu kadang lolos dengan alasan 'power fantasy'.
Yang bikin menarik, sebenarnya nggak semua karakter kuat itu Sue/Stu. Contohnya Mikasa dari 'Attack on Titan' punya kemampuan luar biasa tapi punya trauma dan kelemahan emosional yang dalam. Sementara Kirito dari 'Sword Art Online' sering disebut Gary Stu karena selalu menang tanpa perkembangan karakter berarti. Intinya, Sue/Stu itu lebih tentang bagaimana karakter itu nggak memberi ruang untuk ketidak-sempurnaan manusiawi.