Unexpected Night
“Aku juga suka kopi, boleh kucoba?”
Liam mengangguk seraya mendorong cangkir itu dengan jari telunjuk. Dia meremehkanku, Arlene mangambil cangkir kopi hitam tanpa gula milik Liam dan langsung menegaknya sedikit. Saat itulah Liam tertawa setelah melihat raut wajahnya berubah, kedua matanya terpejam erat dan bibirnya sedikit berkerut setelah merasakan pahitnya kopi yang tak pernah ia duga akan sepahit itu. Liam mengangkat segelas air mineral dan meletakkan gelas tersebut di hadapannya.