Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang

Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang

Bunyi genderang perang membakar semangat semua prajurit. “Serang!” teriak Songrui mengarahkan pedang ke depan. Diiringi dengan satu kali serangan pasukan pemanah, Songrui membawa pasukan kavalerinya mendekati musuh. Tling! Tling! Kedua pasukan kavaleri menyambar bagai ombak yang saling berlawanan arah. Sambil menunggangi seekor kuda, layangan pedang Songrui menyapu bersih setiap prajurit musuh yang mencoba menyerangnya.
8.4100.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as genderang perang
Read
+Library
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Tatapan wanita itu tajam. “Erebos tidak peduli soal politik antarnegara,” ucapnya dingin. “Mereka hanya memanfaatkan perang untuk memperbesar kekacauan.” Pria tua Arkavian mengangguk kecil. “Dan target utama mereka tetap sama.” Tatapannya jatuh ke arah Indra. Sunyi kembali memenuhi ruangan. Karena semua orang mengerti apa artinya itu.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as genderang perang
Read
+Library
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Sebuah golok yang tajam dan kuat. ”Rupanya aku berhadapan dengan seorang pendekar cengeng yang suka melamun kayak perempuan...,” ejek Rumpang dengan nada dingin. “Di Pesanggrahan Alas Waru tidak ada laki-laki cengeng seperti itu. Mati dalam peperangan adalah hal biasa. Terbunuh dalam peperangan itu bukan sesuatu yang menyedihkan. Dalam perang kalau tidak membunuh ya dibunuh.” ”Tak perlu banyak bicara! Kalau berani maju saja!” tantang Godar dengan nada gusar. Senapati Parangbawana itu pasang kuda-kuda. Pedang masih tergenggam di tangan.
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 644 Times as genderang perang
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ia kini melihat gambaran penuh dari medan perang yang mereka hadapi. “Oke,” katanya, suaranya kembali tajam dan penuh strategi. “Ini mengubah segalanya. Perang kita punya dua front. Front pertama adalah perang rasa, perang spiritual. Itu bagianmu, Radit. Kau adalah jenderalnya. Kau yang memimpin Aliansi Kaki Lima untuk melawan racun Ki Gendeng dengan penawar rasa murni.”
1.0K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as genderang perang
Read
+Library
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

Gantara lebih dewasa dalam hal ini. Gandarakala terlalu kekanak-kanakan dalam urusan politik seperti ini. Atau mungkin ia sama sekali tidak memahaminya dengan baik—bahwa tidak semua persoalan harus dimenangkan dengan cara menang ataupun kekerasan. “Yang Mulia... mohon ampun bila saya memiliki pendapat berbeda... tapi, saya pikir, ada benarnya pilihan yang diberikan oleh Nyi Mas Sekar ini. Tidak semua peperangan mesti diselesaikan dengan cara menang—sebagaimana yang ada dibayangan oleh kita selama ini. Kita tidak mesti memenangkan peperangan—ataupun menghentikan peperangan—dengan saling angkat senjata dan membunuh musuh kita. Yang terjadi saat ini, kita hanya terjebak dalam lingkaran dendam.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as genderang perang
Read
+Library
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

“Jangan bilang… Kau Jiwangga? Sang Dewa Perang itu?” “Dewa perang?!” Satria dan Bima spontan berseru bersamaan, keduanya saling pandang tak percaya. Angkara mengangguk perlahan, suaranya tenang namun mengandung kekuatan yang dalam. “Benar. Aku adalah Jiwangga, Dewa Perang yang dulu memimpin serangan terakhir melawanmu. Kini, aku bersemayam dalam tubuh ini. Sudah lama, Malazar… aku tidak menyangka kau masih bertahan setelah serangan yang kulancarkan bersama para dewa itu.”
105.6K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as genderang perang
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Barata mengerti jika keadaannya sudah tidak sebaik dulu, dan banyak hal yang berubah Barata tahu betul seberapa mengerikannya sebuah perang. Tidak hanya di masa ini, tapi juga di masa lampau. Perang selalu menjadi momok yang merenggut nyawa manusia dan membuat sebuah tempat menjadi malam besar bagi ratusan hingga ribuan bahkan jutaan mayat. Akan tetapi, jika sebuah faksi tak melakukan tindakan tersebut. Mereka seperti sedang menunggu kematiannya sendiri. Jadi, setiap faksi yang memiliki kekuatan cukup pasti akan bergenrak dan menggunakan kekuatan yang mereka miliki untuk menyebarkan kekuatan mereka dan memamerkannya.
1058.0K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as genderang perang
Read
+Library
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Yang sengaja atau tidak, Ereia mendengar komentar kedua pemudi di samping kanannya. “Melihat perseteruan sesama anak bangsa itu, kita juga patut mempersiapkan diri untuk perang sipil yang masih memiliki potensi besar pecah di negara ini,” tutur pemudi berambut merah keriting panjang. Auranias Merah, level 63. “Ya. Pastikan kita diposisi yang benar. Supaya kalau nanti terlibat perang berdarah tidak mati dipihak yang salah,” timpal pemudi berambut hijau lurus yang tergerai. Non-Auranias.
1020.4K viewsOngoingAdded to Library 550 Times as genderang perang
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Bekel Sura Wardana menarik napas panjang. “Hamba kekurangan tenaga, Gusti Raden Mas. Banyak pemuda yang gugur atau terluka saat perang melawan Pajang. Mereka yang masih hidup diperintahkan bekerja berat, sedangkan para orang tua sudah tidak mampu menanggung beban yang terlalu besar. Raden Rangga memperhatikan beberapa orang tua yang memikul karung rumput dengan tubuh membungkuk.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as genderang perang
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

tangis Anggini. Kebetulan Nenek Min melihatnya dan buru-buru turun ke sungai dan berusaha menenangkannya. Anggini menangis sejadi-jadinya dalam pelukan Nenek Min. “Sabar ya, nak, sabar.” Sebagai seorang mantan sripanggung, ia paham rasanya. Tapi dalam situasi perang, kekerasan seksual terbukti sebagai instrumen yang efektif sebagai bagian dari genosida. Sebagai jalan untuk menghancurkan satu kelompok orang yang menjadi lawan. Di zaman itu, kekerasan seksual bukanlah kejahatan.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as genderang perang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status