Jagat Kelana
Meskipun pemuda itu menggunakan cakra ajna masih belum mampu mengimbangi kecepatan gerak tombak tersebut.
"Fokuskan pada gerak pergelangan tangannya, Pangeran!" saran Ki Cadek.
Sreet!
Terlambat, lengan Jagat tergores ujung tajam tombak tersebut seketika darah merah kental menetes di lengan kanan atas Jagat. Pemuda itu menoleh ke kanan untuk melihat luka yang dihasilkan oleh tombak tersebut.
"Cukup dalam, sebenarnya apa yang Anda inginkan, Ki Sanak? Aku hanya pengembara tanpa tujuan," ucap Jagat.
الفصول الرائجة