Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

“Lo tau Bu Caca, kan?” Mela mengangguk. “Dosen muda yang alisnya kayak Sinchan itu?” Ia terbahak, lalu kembali melanjutkan kalimat mengejeknya, “yang kalau tebar pesona, gerakannya kayak bendera umbul-umbul kena angin, meleyot ke sana kemari. Yang kalau ketemu sama cowok tampan, badannya kayak dipenuhi ulat bulu, kegatelan.” Sebelah tangan Mela menutup mulutnya, lalu tangan yang satu memukul pundakku dengan cukup keras.
1017.5K viewsOngoingAdded to Library 368 Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Liliana berdiri kemudian mendekati Kinan yang tengah melakukan gerakan senam lantai. Sembari menunjuk gerakan Kinan dengan ke dua tangannya, Liliana berkata, “Cantik, ini namanya senam kegel! Kau sudah tahu ‘kan rahasia manfaat senam kegel?” katanya dengan mengerlingkan matanya genit. Sementara itu Kinan hanya mendesah lirih. Kinan melakukan gerakan repetisi senam tersebut.
10147.4K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Karena jika tidak, ia akan ditelan perangkap-perangkap ganas yang tersembunyi di balik rerumputan dan semak-semak di bawah sana. Raka menarik nafas dalam-dalam. Lompatan ini sangat jauh. Ia belum pernah melakukannya. Tetapi ia harus mencoba, karena inilah satu-satunya jalan. Dan selama ini, ia tidak pernah kecewa dengan ilmu meringankan tubuhnya. Swuuuuussshhh. Sebenarnya tidak ada orang yang mampu mendengar gerakannya. Hanya angin di sekitarnya sendiri yang dapat mampu “mendengar” gerakannya!
101.8K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

Melga hanya duduk diam di aula yang menghadap langsung ke lapangan--memperhatikan teman sekelasnya melakukan pemanasan. Sorot itu ... membuatku tercekik. Melga seperti menginginkan ada bersama mereka. Bergerak bebas, melompati angkasa, dan menari liar bersama alam raya. Tapi dunia malah mengoloknya. Tidak memberi kesempatan menunaikan hasrat itu. Untuk apa terpaan angin yang meniup kaos olahraganya?! Jika itu hanya kamuflase. Melga bahkan masih memakai baju olahraganya, meski tak terpakai. Dengan seulas senyum di wajah seakan berkata, 'aku baik-baik saja'.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

“Satu… dua… dua… dua… dua…” Kalingga dengan sengaja mengulang-ulang hitungannya. Push up 50 kali yang seharusnya bisa dilakukan dengan cepat oleh mereka meskipun harus agak berjuang menjadi berkali-kali lipat lebih lama. Kalingga dengan seenaknya memerintahkan mereka bergerak harus sesuai dengan hitungannya, bahkan memanjang-manjangkan setiap angka hanya agar Wildan dan rekan-rekannya tersiksa karena harus menahan bobot tubuh mereka hanya dengan lengan dan ujung kaki.
9.8136.8K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

“Jangan dipikirkan lagi. Sekarang, kita fokus. Hari ini sesuai permintaanmu: latihan Body Combat. Kita akan fokus pada gerakan tinju dan tendangan untuk melepaskan stres. Siap?” “Siap!” serunya antusias. Kami memulai dengan pemanasan dinamis, lalu aku memandunya melewati dasar-dasar body combat: posisi Kuda-Kuda yang kuat, kemudian teknik pukulan dasar seperti Jab (pukulan lurus cepat) dan Cross (pukulan lurus yang melibatkan rotasi pinggul). “Oke, Sab, Jab! Cross! Lebih cepat! Pinggulnya ikut berputar! Bayangkan wajah pacarmu yang kasar itu!” instruksiku tegas, tetapi mataku memancarkan dorongan.
1084.0K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

Bumi mencondongkan tubuh masifnya dengan kerlingan mata kelabu badai yang nakal. ​Tanpa malu, kedua tangan besarnya terangkat ke udara. Dengan ekspresi wajah tanpa dosa, Bumi mulai memperagakan gestur tangan yang meliuk-liuk kasar, meniru lekukan pinggul dan ritme binal gerak maju-mundur perempuan saat sedang digempur habis-habisan di atas kap mesin. Gestur vulgar yang teramat presisi dan berani itu dilakukan dengan cengiran tirani yang luar biasa menyebalkan.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 292 Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
PEMBALASAN LILIYA : DENDAM BERDARAH PUTRI MAFIA

PEMBALASAN LILIYA : DENDAM BERDARAH PUTRI MAFIA

"Justru karena itu kita harus latihan. Gerakan akan membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi rasa sakit. Aku akan membimbingmu pelan-pelan. Hari ini kita akan fokus pada tinju dan Muay Thai." Mendengar hal itu, Liliya hanya bisa menghela napas panjang. "Baiklah, kalau begitu. Tapi jangan terlalu keras padaku, Igor." Igor tersenyum lagi sambil menyodorkan sepiring roti panggang dengan selai stroberi. "Kita lihat nanti. Sekarang, makanlah. Kamu butuh energi untuk bertahan hari ini." Liliya mengambil sepotong roti dan menggigitnya perlahan. Rasa manis selai bercampur dengan gurihnya roti yang masih hangat membuatnya sedikit terhibur.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

Raymond merasakan hal yang sama—panas itu naik, membakar rasa bersalah yang selama ini ia pendam, menggantinya dengan rasa penuh, rasa utuh. “Sekarang, gerakkan panggul kalian pelan—hanya gerakan melingkar kecil, seperti sedang mengaduk energi di dasar tulang ekor. Tidak perlu bergesekan. Hanya gerakan kecil, selaras dengan napas. Biarkan energi itu berputar antara kalian.”
8.4K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as gerakan meliukan badan
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status