Goodbye School
“Ayra, maaf karena aku membuatmu marah serta kecewa sebab aku berkirim pesan dengan Pak Attar, lelaki yang sedang kamu hindari. Aku nggak pernah mengkhianatimu, Ra, sungguh. Aku hanya membalas pesan seadanya, itu pun sangat sedikit. Aku nggak pernah kasuh tahu ke dia mengenai tempat tinggalmu.”
“Ra, aku sudah memaafkan kesalahanmu. Rasanya aku ingin pergi dari dunia ini. Aku pamit dulu, ya?”
“Aku akan selalu merindukanmu, Ra. Kalau aku sudah pergi, jangan cari aku dan jangan bersedih terus. Aku nggak suka lihat kamu sedih terus. Aku akan selalu ada di sisimu, Ra.”
Ayra merenung sejenak setelah kalimat tersebut. Belum lanjut membaca tulisan tangan Fera. Beberapa detik kemudian, Ayra menemuka
Hot Chapters