Godaan Sang Mantan Pacar
"Sofia dan Nata???"
Nisa mulai membuka mata dan menyambungkan serpihan otaknya. Dia masih mengumpulkan nyawa agar pembicaraan berjalan dengan benar. Nisa terperanjat, bangun dan melihat layar ponselnya.
"Astaga ternyata Aldo, bukan Adam."
"Ma–maaf, Aldo. Aku baru saja bangun." tubuh Nisa mendadak tegap.
"Hahahaha, iya aku mengerti, ternyata kamu belum banyak berubah." Nisa terdiam sesaat, canggung.