Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius
Tangisan itu seperti gema dari makhluk yang telah terbangun dari tidur ribuan tahun.
Di dalam ruangan yang terbuka, mereka melihat Seth berdiri di depan altar besar. Di atas altar itu, sebuah bola kristal mengambang, bersinar lemah dalam warna merah muda pucat—fragmen ketiga. Di sekelilingnya, simbol-simbol di tanah bersinar, menciptakan pola spiral yang kompleks.
“Kalian datang lebih cepat dari yang kuduga,” ucap Seth tanpa menoleh. Suaranya tenang, tapi tubuhnya gemetar. “Tapi ini bukan lagi milik kalian.”
인기 회차