Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

" Bagian 2 : Gudang Komputer Louis Tamago adalah Siswa baru jurusan Pemograman , Louis Tamago adalah mantan Kickboxing yang lumaya terkenal , Louis Tamago berhenti dari Kickboxing karena dia memiliki trauma . Louis Tamago memiliki julukan sang Patung Iblis , iya mendapat julukan itu karena tubuh Louis sangatlah keras . Struktur tubuh Louis Tamago sangatlah ideal dan sifat Louis sama seperti Zee dia selalu menyendiri . Saat ini Louis sedang memperbaiki Komputer yang rusak lalu tak lama seseorang memasuki Gudang Komputer , dia adalah Jaka “Hey ! sepertinya kau adalah orang jenius ! siapa namamu ?” ucap Jaka lalu mendekati Louis . Louis tersenyum lalu berkata “Namaku Louis , wah senior jurusan
104.0K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as gojo kotak
Read
+Library
Penghancuran yang Berbahaya

Penghancuran yang Berbahaya

“Apakah aku tidak boleh merasa menyesal?” “Kenapa tidak boleh?” “Apakah aku sudah tidak punya hal untuk menyesali apa yang aku lakukan dulu?” Jojo langsung menyerahkan kotak P3K yang ada di tangannya. Dia tiba-tiba berhenti di tangga. Jojo berhenti dan mengedipkan mata. Ada rasa takut dalam sorot mata lebar itu begitu dia melihat Bosnya yang bersikap aneh.
9.9370.8K viewsCompletedAdded to Library 8.2K Times as gojo kotak
Show Reviews (100)
Read
+Library
danbo
Cerita ini mengandung bawang, bikin mata bengkak n sesak napas. Kenyataan tersembunyi yg akhirnya terungkap bikin terkaget2, adakah yg lebih malang drpd jane dunn? meskipun diakhir cerita mengharu biru ttp aja krg puas karena dr sekian banyak bab, kisah manis sean&jane cuma di bab terakhir ajah...
vlaha kurashiki
balik ke sini cuma mo ninggal komen. ini novel yg bikin mewek n terasa rindu berat. happy ending tp koq terasa nyesek banget liat hari tua mereka. best pokoknya. walo ada versi drachinnya..tetap g bisa nandingi novelnya.
Read All Reviews
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Di depan, host kembali mengangkat suara. “Baik, kita lanjut ke item berikutnya—” Kotak baru dibawa keluar. Lampu sedikit difokuskan. Peserta kembali bersiap. Dan permainan itu berulang lagi. Kotak dibuka. Di dalamnya, sebuah koin kecil berwarna kusam, tapi memancarkan aura yang berbeda. Host tersenyum tipis. “Koin gobok dari era Majapahit.”
10889 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as gojo kotak
Read
+Library
CEO DINGIN ITU JODOHKU

CEO DINGIN ITU JODOHKU

kata Jingga. “Yaelah gue bercanda kali cong, ya engga mungkin lah Doni kaya begitu,” kata Bernad. “Engga Mak, ini perasaan gue bener-bener engga enak nih!” kata Jingga. “Terus lo mau Ga?” tanya Rosi. Jingga langsung memakai jaket miliknya, lalu mengambil tasnya! “Mau gue samperin lag ke apartemennya!” kata Jingga.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as gojo kotak
Read
+Library
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Batu besar bergeser, membuka ruang sempit ke bawah tanah. Dewi dan Ji-hoon saling tatap, lalu menyalakan senter kecil. Mereka menuruni tangga batu yang dingin. Bau tanah lembab memenuhi udara. Di ujung lorong, ada sebuah kotak besi tua dengan simbol lingkaran bersilang. Sama persis dengan tanda di file laptop Ji-hoon: Project Eclipse. Dewi menyentuh kotak itu. Terkunci rapat, tapi di sisi kanan ada lubang kecil—pas dengan logam bundar yang ia bawa.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as gojo kotak
Read
+Library
Semanis Coklat Di Dalam Kotak

Semanis Coklat Di Dalam Kotak

“Kamu itu … semanis coklat di dalam kotak, aku enggak pernah tahu apa isi kotak itu … aku hanya menerima apa yang Tuhan takdirkan, aku pasrah … tapi saat aku buka kotak itu, ternyata kotak itu adalah apa yang aku suka.” Elzio mengangkat kedua alisnya, perumpamaan yang Alzea buat untuk menggambarkan pernikahan mereka ini sungguh unik. “Jadi kamu suka coklat?” Alzea mengangguk membenarkan. “Itu kenapa toples berisi coklat di meja sofa sana tinggal setengah.” Istrinya lantas menyengir membuat Elzio tertawa renyah hingga menyipitkan mata dan membuat wajah pria itu tampak ramah dan hangat menambah ketampanannya.
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as gojo kotak
Read
+Library
The Alchemist's Touch

The Alchemist's Touch

Tidak ada yang datang. Mereka saling berpandangan. Yorick mengangguk kecil. Kotak itu kecil. Ringan. Tapi saat Josselyn memegangnya—dadanya mengencang. Seolah semua yang mereka cari… ada di dalamnya. Atau justru… tidak ada sama sekali. “Bawa.” Josselyn tidak ragu. Ia segera menyelipkannya ke dalam jubahnya. “Keluar.”
101.0K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as gojo kotak
Read
+Library
Dijodohin

Dijodohin

"Iya, sesuatu karena kamu sudah berani nglakahi Abang. Jahat kamu nglakahi Abang." Gue ketawa, "Abang mau minta apa?" Gue duduk di sofa, pegel banget nih kaki gue. Pas duduk di sofa gue mendapati kotak kecil. Gue angkat itu kotak, "Ini?" Bang Kevin tersenyum, "Kado kedua untuk kamu." Mata gue melotot bahagia, "boleh buka?" Bang Kevin ngangguk, gue langsung ngebuka, di dalam kotak cuma ada secarik kertas dengan tulisan, "Abang tunggu cucu Abang yang lucu."
109.1K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as gojo kotak
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Kotak itu terkunci, bukan dengan gembok, melainkan disegel dengan lelehan lilin berwarna merah darah di setiap sisinya. “Apa… apa lagi itu…?” bisik Andrea, ia berpegangan erat pada lengan ayahnya, terlalu takut untuk mendekat. Pak Sanusi hanya bisa menggelengkan kepalanya, wajahnya pucat pasi. Joko meletakkan kotak itu di lantai teras yang bersih. Ia menatap segel lilin itu sejenak. “Niat jahat murni,” desis Khodam di benaknya. “Hati-hati, bocah. Yang ini berisi kebencian yang terfokus.”
1021.0K viewsCompletedAdded to Library 820 Times as gojo kotak
Read
+Library
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Malu-malu kucing dan tak berani menatap mata ini. “Apa itu?” tanyaku sambil menegakan punggung. “Hadiah buatmu,” lirihnya masih dengan mata yang tertunduk. Aku pun menerima kotak tersebut dengan gerakan lambat. Kemudian saat kubuka, tampak sepasang anting bulat warna perak dengan permata-permata kecil dan bandul mini bentuk hati di ujungnya. “Maaf, Bee. Hanya emas putih gram kecil. Aku juga tidak pandai memilih model. Apa kamu suka?” Jo terdengar gugup luar biasa. Bahkan wajahnya tampak pias.
1065.4K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as gojo kotak
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status