Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suatu malam Gairah

Suatu malam Gairah

~ Sudut Pandang Kelly~ Aku terbangun dengan secangkir kopi yang dibuat oleh pembantuku, Katarina. Dia membuat kopi terbaik. Tapi aku benci dia. Aku benci semua hal tentangnya, dan dia tahu itu. Setidaknya saya tidak bisa menyembunyikan kebencian saya padanya. Dia memiliki semua keledai di tempat yang tepat. Setiap teman pria yang saya ajak ke rumah ini memujinya karena memiliki tubuh yang bagus. Mereka bernafsu padanya, bukan aku. Maksud saya, dia tidak punya uang, dan dia mendapatkan semua pujian karena memiliki tubuh yang bagus. Jika ada, dia makan makanan saya untuk membesarkan bokongnya. Ya, saya katakan, tapi kenapa? Saya makan makanan yang sama dengan dia, tapi saya tidak punya bokong
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

batin Misha dengan menyesal. Gadis itu mengambil ponsel itu dan memasukkan jumlah yang tidak terlalu besar bagi seorang Andreas Maxwell. "Kau yakin? Aku bisa memberimu lebih banyak jika kau mau," sinis Andreas. Misha mendengkus kesal. "Aku suka uang, tapi aku tidak suka serakah, Mr. andreas," jawab Misha dengan sama-sama sinis. Alan berdecak kesal. "Apa lagi yang kau inginkan? Benda mahal?" desak Alan tiba-tiba.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

Pluk! ****** To be continue
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

aku mendengus mendengar pertanyaan ledekan dari Mas Wira. “Nggak semuanya brengsek, kok. Ingat, semua profesi punya peluang untuk menjadi brengsek. Brengsek atau tidak itu tergantung dari karakter pribadi seseorang, bukan karena profesinya.” “Iya, Mas Wira. Awas lho ya kalau Mas Wira sok-sok jadi playboy.” ancamku. “Pernah pacaran aja nggak. Gimana mau jadi playboy coba?”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

ya tuhan apa lagi ini. "lo egois saat gio deketin gue , lo marah saat hio ngajakin gue ngobrol , lo ngambek saat gio meluk gue . driell mau lo itu apa sih. lo jadiin gue barang berharga di dalam hidup lo , lo terbangun gue ke angkasa tapi ujungnya lo juga yang jatuhin gue, terlalu jatuh sampai gue lupa gimana gue pernah di puja". "thea ini gak seperti yang lo pikirin ".
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
GREET'S WILDEST DREAM

GREET'S WILDEST DREAM

Author Pov Greet terpekik saat merasakan seseorang menarik rambutnya dan dia terhuyung kebelakang. Ketiga rekannya dan beberapa orang di lobby terkejut saat melihat bu Tiara dengan amarah menarik Greet ke tengah lobby. Dengan badan sekecil itu, wanita yang di hinggapi emosi itu sanggup menyeret tubuh Greet yang lebih besar darinya.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Nama: Kaizen Bramasta Username: Golden Irish Senjata: keping senjata 10x Kartu: 0 Benda terkutuk: 0 Poin bertahan hidup: 100 Skill: Pengunci jiwa Kemampuan: D. Terlemah dari yang terlemah Komentar: Gadis sampah yang murahan. Bisa bertemu dan bernegosiasi dengan sang Mata adalah hal terbaik yang pernah kau lakukan dalam hidupmu, jadi berlutut dan nyanyikan pujian untukku, sialan!
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
TRUST

TRUST

Dia juga yang membantu keluarga Jerry saat ayahnya bangkrut dan terlilit hutang. “Ah, sudahlah. Lupakan temanmu yang brengsek itu. Bagaimana kalau melihat koleksi-koleksi terbaruku.” Celine terkekeh. Lia benar-benar seperti saudaranya sendiri. Dia mampu membaca suasana dengan cepat. “Tunjukkan aku koleksimu yang belum pernah dilihat orang.” Lia segera berdiri dan memberi penghormatan pada sang supermodel. “Siap bos!” ***
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
Obsessed

Obsessed

Seakan tersadar Alina membuka mata dan mendorong Lingga. "Maafkan aku" air mata Alina mengalir dari mata cantiknya. Lingga sangat terkejut, berdiri, menatap Alina dengan penuh penyesalan. Tanpa mengatakan apa apa Lingga meninggalkan Alina sendiri. Dia merasa bersalah hingga tak sanggup menghadapi Alina. Sadar bahwa nafsu telah menguasainya, dan dia telah melampaui batas, yang akhirnya menyakiti Alina.
755 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai greed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status