DENDAM
Matanya basah, namun ia tidak berdaya.
Ya Tuhan, Alia benar-benar sukses menyiksa Ibunya sendiri.
"Apa sebenarnya tujuan hidup kamu Al? Kamu senang membuat orang lain menderita, coba kalau kamu yang di buat menderita! Apa kamu juga senang."
Alia menatap tajam kepadaku, mimik wajahnya memancarkan aura kebencian.
"Bedebah ...." Alia membanting kasar tubuh kucing gendut dan bulat Brodi ke lantai.