Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SPERANZA

SPERANZA

"KARENA AKU ADALAH SEORANG PSIKOPAT!!" "Aku tidak memiliki perasaan untuk perduli dengan orang lain, hasrat dan keinginanku lah yang utama bagi ku." Nafas Speranza naik turun. Xaviera tersenyum, dia menepuk bahu Speranza dengan pelan. "Itulah yang berusaha kami jelaskan. Kamu tidak memiliki perasaan, kamu tidak perduli dengan orang lain dan kamu hanya mementingkan hasrat mu. Jadi, bagaimana bisa psikopat seperti mu memiliki kekasih dan jatuh cinta dengan orang lain?" Xaviera mengakhiri kalimatnya dengan senyuman.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as greed
Read
+Library
GRALEO

GRALEO

Lanjut graleo Alea menyimak, ini juga salah dirinya yang membangunkan hasrat graleo tapi alea tidak ingin mengakui itu "ya harusnya lo bisa donk jga pandangan biar gak hasratnya bangun" "Rezeki itu jangan di tolak, liatin aja sampe si junior bangun nih" Goda graleo membuat alea ingin sekali mencabik-cabik wajah yang ganteng nya itu apakah ia tidak lupa kondisi? Bahwa dirinya sedang marah "Serah lu ah, tuh urus dulu si jalang nya kasian" Ucap alea di akhiran dengan kekehan yang meremehkannya
1.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as greed
Read
+Library
Revenge

Revenge

Yang dia tahu, Prana Jiwo adalah Laut dan Glagah untuk sekarang. “Serangan apa yang kamu maksudkan?” tanya Gita ingin tahu lebih lanjut. “Aku akan membobol semua sistem Sriwedari dan Prana Jiwo. Menjual saham mereka di pasar gelap,” kata Randu yakin. Mata Gita membulat, dia ingin tertawa, tapi ditahannya. “Hacker mana yang kamu sewa?” tanya Gita. “Dia adalah Dewi IT di dunia bawah. Kemampuannya tak tertandingi,” bangga Randu seolah apa yang dia lakukan adalah hal yang besar.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as greed
Read
+Library
LEAK

LEAK

Bumi akan cukup untuk semua makhluk hidup yang mendiaminya, tapi ia tak akan pernah cukup untuk satu orang serakah. Orang serakah berperilaku buruk terhadap lingkungannya termasuk dirinya sendiri karena egois. Mak Nah kini telah berdiri di hadapan yang lain yang seketika terperanjat melihat penampilan wanita separuh umur ini. “Meme?” “Bik Tut?” “Ini Dadong Canangsari? Yang kemarin di kebun!” Bang Deni dengan mata membulat tajam ke arah Mak Nah.
9.916.7K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as greed
Read
+Library
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as greed
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

💔 Terimakasih sudah menyimak GodBless #staysafe
103.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as greed
Read
+Library
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

Mengenai Voracity—model Jerman—yang Greed kencani itu memang benar, tapi tak lebih untuk menghilangkan Charity dalam benaknya, bahkan sekarang Greed sudah memutuskan semuanya, ia tak bisa berpacaran dengan wanita mana pun. Greed sedang menyiapkan makan malam saat merasakan perasaan tak enak memenuhi hatinya, ingatan langsung kembali pada Charity. Ia meyakinkan diri bahwa dia baik baik saja, 6 bulan yang lalu Greed juga merasakan perasaan tak enak yang sama. "Dia baik-baik saja," tenang Greed ... namun gagal saat tanpa sengaja tanganny
106.6K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as greed
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Matanya basah, namun ia tidak berdaya. Ya Tuhan, Alia benar-benar sukses menyiksa Ibunya sendiri. "Apa sebenarnya tujuan hidup kamu Al? Kamu senang membuat orang lain menderita, coba kalau kamu yang di buat menderita! Apa kamu juga senang." Alia menatap tajam kepadaku, mimik wajahnya memancarkan aura kebencian. "Bedebah ...." Alia membanting kasar tubuh kucing gendut dan bulat Brodi ke lantai.
1024.6K viewsCompletedAdded to Library 836 Times as greed
Read
+Library
Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu Part 1 #Rhienz "Aw, sakit! Aku mohon, pelankan sedikit!" "Sabar sayang! Bertahanlah, sedikit lagi aku mencapai puncak! Bukankah kamu ingin segera punya momongan?" "Iya' sayang! Tapi gerakanmu terlalu kasar!" mendengar ucapanku, Anto hanya tersenyum. Ia sama sekali tidak peduli denganku yang merintih menahan keganasan nya di atas ranjang.
1058.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as greed
Read
+Library
Revenge

Revenge

***** Malam sepertinya sudah datang karena aku mendengar suara jangkrik yang saling bersahutan. Mataku masih belum bisa melihat jelas karena masih ditutupi kantong kertas yang membuat pandanganku tertutup, tapi aku masih bisa merasakan terang dan gelap karena kantong kertas ini tidak terlalu tebal. Perutku mulai kelaparan dan rasa haus juga melanda tenggorokan dan bibirku yang kering. Pria yang menculikku sangat tidak berperi kemanusiaan.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as greed
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status