Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

tuan besar Mea Malawi menyerahkan cek pada pemilik showroom. Pemilik showroom membuka brankas mengeluarkan sebuah kotak berisi seuntai kalung dengan liontin bermata berlian. "Kami memberi cinderamata untuk menantu anda, semoga menantu anda selalu beruntung." Tuan Sahu Mea Malawi kembali tertawa senang, ia berharap dengan kehadiran menantu dan cucu, keluarga Mea Malawi semakin semarak.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as gula intan
Read
+Library
CINTAKU EKSKLUSIF

CINTAKU EKSKLUSIF

Baginya itu tanda kepahlawanan. Sore hari gue putuskan untuk mendekatinya. Gue beli es kelapa dekat rumah sebagai pelicin untuk calon guru. Bukan yang model oplosan yang kalau tanpa gula, tak ada rasa. Gue beli yang seratus persen murni, dan bukan kelapa biasa, melainkan kelapa ijo. Kelapa termahal di antara jenis kelapa. “Mang,” sapa gue.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as gula intan
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Dia tidak akan menyentuh monster krom itu. Tangan Citra bergerak cepat ke balik dispenser air galon. Dia menarik harta karun yang disembunyikan di sana. Sebuah sachet plastik kecil berwarna merah menyala. Kopi instan curah. Beli satu renceng, gratis piring cantik. Komposisinya jelas: sembilan puluh persen gula biang, krimer nabati dari kelapa sawit, perasa sintetik, dan sedikit doa supaya konsumen tidak kena diabetes sebelum usia tiga puluh.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as gula intan
Read
+Library
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

tugas Nenek Gua setengah menggerutu. "Tenang saja, kesaktianku sudah tinggi seperti dewa!" ujar Saka mengagulkan diri. Nenek Gua mengerutkan kening. Begitu juga Intan. Nama Pendekar Mabuk memang sudah tersohor. Intan sudah sering mendengarnya. Mungkin hanya Nenek Gua yang baru mendengar karena selama ini hidupnya selalu di dalam ruang bawah tanah ini. Jadi tidak tahu dunia luar.
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 921 Times as gula intan
Read
+Library
Wanita yang Kunodai

Wanita yang Kunodai

Segera kuambil gelas panjang, mengisinya dengan air hangat dan menuang tiga sendok bubuk susu rasa coklat kemudian segera kuberikan susu itu kepada Intan. “Makasih, Mas,” ucap Intan sembari meneguk susu coklat itu hingga tandas. “Kalian mau ke mana?” tanya Ibu ketika aku mengeluarkan motor dari dalam garasi. “Intan minta rujak, Bu,” jawabku sembari menyalakan mesin motor. “Rujak? Sepagi ini?” Wanita itu mengernyitkan dahi. “Aku kepingin banget, Bu!” Intan mengelus perutnya sambil menunduk.
1019.0K viewsCompletedAdded to Library 703 Times as gula intan
Read
+Library
Fake Identity

Fake Identity

tanyanya. Indah menjelaskan kalau dia sekarang sibuk sebagai manager sebuah toko roti, toko yang membuat aneka cake lezat dan coklat dengan berbagai macam bentuk. Sebuah penjelasan yang cukup masuk akal untuk menelusuri asal muasal gula yang membuat tumpukan lemak di perutnya. “Kalau kamu Sis?” giliran Ilona bertanya. “Aku sekretaris di perusahaan developer apartemen Lona, perusahanku bikin banyak apartemen dan menjual unitnya, kalau kamu?” wanita cantik itu balik bertanya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as gula intan
Read
+Library
Mengandung Benih Bos Arogan

Mengandung Benih Bos Arogan

“Jangan merepotkan, Bu.” “Tidak repot. Nanti sama Maha ngambilnya. Kue di toko ini enak banget ‘loh. Saya langganan disana.” Ziana mengangguk pelan lalu membiarkan Intan sibuk sendiri dengan ponselnya. Tapi setelah beberapa saat, raut wajah Intan sedikit berubah. “Yah, tokonya tutup hari ini. Aneh banget. Padahal tadi pagi ownernya masih posting story kue hari ini loh.”
104.8K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as gula intan
Read
+Library
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

Cewek itu mengikat rambutnya secara asal, kemudian menggulung lengan kausnya hingga sebatas siku. “Jadi, mau buat kue ulang tahun jenis apa?” tanya Jingga. Dia mengucapkan terima kasih pada salah satu pelayan yang membawakan teh manis hangat untuknya dan Mentari, berikut sebuah piring dengan sandwich isi tuna mayo pedas dan sayuran. “Kue cokelat aja. Yang simpel, tapi berkelas.” “Mana ada simpel tapi berkelas?” Jingga mengerutkan kening. “Kalau mau yang berkelas, minimal penampilannya juga harus ‘wah’.”
109.6K viewsOngoingAdded to Library 354 Times as gula intan
Read
+Library
Dinikahi Mas Pandu

Dinikahi Mas Pandu

Lalu, ia juga membawa dua kantong besar di tangannya. "Ibu-ibu, perkenalkan, saya Intan, sepupunya Mas Pandu, warga baru komplek ini," sapanya ramah, ia juga meletakkan kaca mata hitam ke atas kepalanya. Zita membuang pandangan, sementara Intan sibuk mengeluarkan apa yang ia bawa. "Saya bawa sarapan, ini nasi kebuli daging, enak banget, Ibu-ibu, silakan di cicipi."
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as gula intan
Read
+Library
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

kata Aruna. "Apa yang akan kau lakukan?" tanya Dion heran. "Ssst! Diamlah," perintah Aruna sambil berdiri. Dia pun segera menghampiri stan permen gulali dan gula kapas itu. Dia meminta izin kepada pedagang gulali untuk membuatnya sendiri. Bahan utama pembuatan gulali adalah gula. Bahan lainnya termasuk perasa dan pewarna buatan atau alami untuk memberi warna pada permen kapas. Gula ditambahkan ke kepala, di mana pemanas melelehkannya menjadi sirup. Pada saat yang sama hal ini terjadi, gerakan memutar mesin (berputar dengan kecepatan sekitar 3.400 putaran per menit) mengaduk sirup melalui lubang-lubang kecil yang dilubangi di dalam mangkuk. Gerakan ini mendinginkan sirup secara instan dan men
1050.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as gula intan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status