Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Pelabuhan Akhir Sang Pewaris

Kate beberapa kali mengerjapkan matanya sambil melihat Lauren yang balas menatapnya menantang. “Honey, apa maksudmu? Kau mengatakan itu sama saja kau menekan Kate,” ucap Gustavo yang tiba-tiba membuka suara. Laki-laki paruh baya itu menegakkan punggungnya lantas menatap Lauren. “Aku tidak setuju dengan perkataanmu.” Gustavo menggeleng dengan raut wajah tidak terima.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as gustas tu
Read
+Library
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

"Lhoh kok 'sorry' sih? Kamu nggak salah apa-apa, dia tuh yang salah nggak langsung ngabarin aku lewat chat kek biar nggak ngrepotin kamu gini." Gustyo diam membisu sejenak. Dia ragu bagaimana mengatakannya, tapi harus. Dia memulai lagi dengan sangat perlahan. "Gini, Ngga. Bisma ... . . udah nggak ada." Gangga menatap Gustyo dengan tatapan menyelidik. Apakah ini candaan? Prank? Karena demi apa pun itu, sungguh tidak lucu. "Ma-maksudnya?" "Meninggal dunia."
104.9K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as gustas tu
Read
+Library
Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Aditya tersenyum getir. “Kau memang pelakunya! Kau adalah pria bej4t yang tidak berperasaan!” Gustav membalas tanpa ragu, penuh kebencian. “Aku benar-benar jijik melihat wajahmu yang sok mulia dan terhormat! Untuk apa? Tidak ada Aria yang bisa kau pameri ekspresi itu!” Nama itu membuat mata Aditya menggelap.
9.860.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as gustas tu
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

"Tata sama mas Habib..." See you next part 👋
3.9K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as gustas tu
Read
+Library
CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

Gista protes. “Lalu? Kamu mau tertawa dan terkikik menggoda seperti itu di depan pria lain?” Gista terperangah. Mulutnya terbuka lebar. “Aku? Terkikik menggoda. Tuan, koleksi frasamu sungguh luar biasa.”
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as gustas tu
Read
+Library
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Ada intonasi mengejek pada nada suaranya yang membuat hati Gustav nyeri. Gustav berusaha untuk mengenali suara orang yang sedang berbicara dihadapannya, sepertinya dia seorang wanita, tetapi dia tidak terlalu yakin, karena orang itu bicara sangat pelan, dengan intonasi sangat lambat yang diberatkan.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as gustas tu
Read
+Library
Tanpa Restu

Tanpa Restu

" Kamu tau tidak? Permen kapas itu menggambarkan dirimu " Aku terdiam heran, menggambarkan aku? Maksudnya? " Rasa manis dalam permen kapas membuat orang tersenyum, maka jika kamu tersenyum dan menunjukan wajah manismu, orang lain akan tersenyum pula " Apa aku manis? Perkataannya membuatku tersipu malu, pipiku memerah. *** Pov: Ditengah ramainya pasar malam Yanti dan Kaila berdampingan sambil melihat-lihat, lalu secara tak sengaja Yanti melihat kakaknya dengan seorang laki-laki.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as gustas tu
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Mereka duduk di meja kecil dekat jendela. Selin mencicipi gelatonya, lalu matanya langsung berbinar. “Ini enak banget.” Rendra mencoba satu sendok dari gelato Selin. Selin menatapnya. “Itu punyaku.” Rendra mengangkat alis. “Sekarang juga punyaku.” Selin tertawa. Rendra menatapnya. “Kamu kelihatan happy banget, karena gelato?" “Salah satunya itu, tapi memang karna hari ini, aku seneng banget."
10708 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as gustas tu
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status