Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

batin Prita menangis kesakitan. Semenjak kedatangan Firas ke rumahnya. Prita sengaja berkata kasar agar pria itu mengurungkan niatnya. Walaupun rumah yang akan menjadi jaminannya. Tapi jika Prita diberi kesempatan, ia akan belajar dengan giat. Dan setelah lulus sekolah nanti, ia akan mencari pekerjaan untuk mencicil hutang keluarganya. Tapi entah apa yang membuat Firas semakin tertarik padanya. Apa jangan-jangan dia tahu alasan Prita bersikap tidak sopan?
1056.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Entah itu memberikan bayaran berupa uang atau barang, yang penting tetap membayar. Tanpa mengecualikan keluarga atau kerabatnya, Pelita yang memiliki sifat seperti penagih hutang yang sama sekali tak membiarkan pengutangnya tak membayar sepeser pun dari uang pinjaman, … menjadikannya banyak dikenal dengan sebutan nyonya bangsawan pelit. Teramat sangat pelit. TOSS! "Untuk biaya tutup mulut dan mengajukan laporan pembersihan kali ini dengan mengaku dilakukan olehku sendiri, …."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Bakti yang Tidak Dihargai

Bakti yang Tidak Dihargai

Rara sempat mengatakan hal tersebut sebelum kedatangan Mas Reno dan Ibu ke rumah sakit. Hutang adalah kewajiban yang harus dibayar meski orang meminjamkannya telah tiada. Nampaknya kalimat itu tidak berarti untuk Mbak Risma. Dia justru tidak mengakui uang yang dipinjam dari Rara. Ya, orang yang sudah memiliki niat tidak mengembalikan, selamanya Allah akan mempersulit langkahnya untuk mengembalikan uang tersebut. Allah akan miskinkan dia.
121.8K viewsOngoingAdded to Library 631 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Karma Ipar yang Sengaja Menahan Utang

Karma Ipar yang Sengaja Menahan Utang

Namun, saat ini ketika nasib buruk seolah enggan berhenti menyambangi, ia semakin tersadarkan. Mengenai utang itu, Lesti pernah mendengar bahwa jika ada orang yang mengambil harta orang lain untuk menghancurkannya, dalam hal ini berutang untuk menghancurkan dengan tidak mau membayar, maka Allah pun akan memberi kehancuran pada orang itu. Lesti berutang, tetapi tidak mau membayar. Bahkan sempat mengungkit utang itu dengan jasa orangtuanya membesarkan Safwan. Mungkin sekarang waktunya dia sedang dihancurkan.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 539 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Pria yang Menciumku Malam Itu Ternyata Bosku

Pria yang Menciumku Malam Itu Ternyata Bosku

Bukankah diajarkan dalam agama sebaiknya menghindari hutang, kalau pun terpaksa, wajib hukumnya segera dibayar jika sudah sanggup. "Enak aja! Aku nggak mau!" teriak Winda yang sejak tadi menguping di balik tembok. Gelas di tangannya berisi air minum menjelaskan kalau dia pasti turun ke dapur karena haus, dan samar mendengar Keona dan Bram ngobrol.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

Ya, mengapa aku sudah berprasangka buruk padahal belum tahu isi surat itu? “Satu lagi, Ukhti. Amanat itu seperti hutang. Harus ditunaikan jika sudah berjanji. Lagi-lagi sebagai muslim kita merujuk pada hadis Rasulullah Saw. ‘Barang siapa yang tidak menepati janji seorang muslim, maka dia mendapat laknat Allah, malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima darinya taubat dan tebusan’. Jadi jika dapat amanah dan sudah berjanji menunaikan, segera tunaikan. Sebab ajal tidak ada yang tahu. Jangan sampai terlambat dan memberatkan diri sendiri di yaumul hisab,” tutupnya.
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 900 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

sahut Farida. "Bukannya nggak ikhlas, tapi kamu kan ngomongnya meminjam. Berarti harus dikembalikan. Yang namanya hutang, walaupun seribu, nanti ada hitungannya di akhirat. Nggak usah khawatir, uang yang lima juta itu sudah Bapak ikhlaskan, Bapak sudah memberikan sama kamu. Bapak harap, kamu jangan suka meminjam uang pada orang lain, apalagi pada rentenir. Takutnya nanti malah kamu terjerat hutang." "Tapi sekarang aku sangat membutuhkan uang itu, Pak." Suara Farida sudah mulai melunak dan terdengar memelas.
1059.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

"Bukan begitu, bagiku kamu itu aneh, meminjam pasti boleh, tapi kalau setiap hari, aku rasa tidak mungkin. Apa kamu sedang berbohong? Ya, kalau memang sahabat kamu itu kaya raya, sudah pasti dia tidak akan menagihnya. Maaf kalau aku terlalu banyak ikut campur urusanmu dan suka sekali bertanya padamu, karena kamu termasuk keluarga yang aku miliki saat ini, dan aku tidak mau kamu terjebak dalam hutang yang besar, aku takut itu akan berisiko untuk kamu dan anakmu." Hafizah menaruh pot yang dibawanya, memastikan mata Hafidz tidak tersinggung dengan segala pertanyaannya tadi. "Oh, kamu tenang saja. Aku bisa menjaga diriku sendiri, hutangku selalu aku bayar sedikit demi sedikit, jadi aku aman, leb
2.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
Kick Out Bastard CEO

Kick Out Bastard CEO

"Terima kasih, bagaimana aku mengembalikan uangmu hari ini?" Meskipun teman, hutang tetaplah hutang yang harus dibayar. Prinsip ini telah dijaga olehnya agar tidak dicap buruk oleh orang lain. "Tidak perlu, hanya beberapa ribu dolar saja tidak akan membuatku miskin." Kata Ethan Zhu sangat bermuah hati. Zhu Grup milik keluarganya berkembang sangat baik. Uang ribuan dolar bukanlah masalah besar untuk dirinya.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
NASI BERKAT

NASI BERKAT

Senyumnya mengembang tatkala merangkai kejadian demi kejadian. "Bapak pasti salah sangka tadi pagi!" gumam Mak Siti sambil terkekeh. Ia lalu menaruh galah pada tempatnya dan membawa kelapa itu pulang. Setelah rumah rapi Mak Siti gegas ke rumah Pak Agus untuk mengantarkan uang bambu. Mak Siti dan Pak Kasno tidak pernah menunda-nunda hutang, mereka lebih memilih menahan lapar ketimbang bisa makan tapi memikirkan hutang. Tidak ada yang tahu umur seseorang, jangan sampai kita menghadap Allah masih dalam keadaan berhutang, amal kita yang gak seberapa bisa habis buat bayar hutang, terus bekal kita apa? Itulah yang selalu dikatakan Pak Kasno.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as hadits tentang membayar hutang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status