Legenda Naga Langit
Tanya Asoka.
Pemuda itu tetap tersenyum, lantas berkata, "Ah maafkan aku Tetua, aku sungguh tidak bisa melihat kebesaranmu. Aku sungguh bodoh hingga terlambat menyadari hal itu,"
Mendengar ucapan dari pemuda itu, Asoka tersenyum puas. Dia merasa jika semua orang di Kota Bandar Agung begitu menyegani dirinya.
"Haha, bagus-bagus, kau sungguh paham sekali anak muda. Jika kau terlambat menyadarinya, maka aku jamin nyawamu akan melayang!!!" Ucap Asokan dengan senyum puasnya.