HATI ADINDA
Dinda terperangah melihat tangan Kairo yang dia tarik, “Kenapa katamu, maksud kamu apa? Tadi ada Orlin—“
“Orlin?” Hahah, Kairo sukses terbahak-bahak melihat wajah takut dan Panik Dinda segera ia merentangkan tangannya dan menarik paksa Dinda mendekat, sungguh ini wajah yang selalu membuatnya rindu dan teduh, “Ini yang selalu saya rindukan, jutek, menyebalkan tapi penakut....miss you a lot...” Segera Kairo kecup puncak kepala Dinda, “Kamu mengembalikan semuanya normal kembali.”
PLAKKK, Tangan Dinda reflek memukul wajah Kairo namun Kairo mengelak, “Ini tempat umum, didalam sana ada Orlin dan kedua orang tuanya bisa-bisanya kamu membohongi saya—“
Hot Chapters