VENDETTA
"Ayo Kang Asep, kita duluan. Urusan nego tanggal urusan nanti, yang penting perut diisi dulu biar pikirannya jernih!"
Aki dan Ninik yang berjalan pelan di barisan belakang ikut menyahut sambil tersenyum lebar.
"Alhamdulillah, memang paling pas. Ijabnya lancar, perut kenyang, berkah luar biasa hari ini. Jangan ada yang malu-malu, ayo dihabiskan masakan menantuku ini," cetus Aki dengan suara sepuhnya yang hangat, membuat Galih yang berjalan di sampingnya ikut tersenyum bangga.
Hot Chapters