Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Istri Dadakan

Jadi Istri Dadakan

Tapi Hakam tahu Papa Pram akan berbicara sangat serius dengannya. "Jadi, ada apa, Pa?" tanyanya tanpa basa-basi. Hakam memang tidak pandai jika harus berbasa-basi. Makanya banyak orang menyebutnya pria paling kaku yang mereka kenal. "Tinggalkan perusahaan Papa," kata Papa to the point. Hakam mengerjap sesaat. Isi kepalanya yang tadi penuh kalimat, kini hilang tak bersisa. Kosong.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Pengawal Tampan

Satu Malam Bersama Pengawal Tampan

Salah menilai seorang Jeremy Rustam, dan terlalu menganggap enteng seorang Hakim Rustam. “Haha, this one on me, lah, Bang. Nanti gue reserve di Cadance Chamber. Mau nggak, Bang?” “Yang di Singapura ya kita bicarakan lagi nanti,” “Oke, kabari kami ya, Bang.” Hakim menutup panggilan teleponnya disertai dengan seringai yang menunjukkan siapa pemimpin dalam ruangan ini. Jeremy Rustam. Bukan Hendra Dharmawan.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
RAHIM PELUNAS HUTANG

RAHIM PELUNAS HUTANG

"Hidup dalam sebuah permohonan, permohonan yang berisi ingin segera mati daripada hidup namun penuh dengan siksaan." Wow, Justin Morgan sungguh kejam. ---
10825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

jawab Zahira sedih. "Oh maaf aku telah membuatmu sedih!" ucap Akila tulus. "Nggak apa-apa kok, kau sendiri kuliah?" tanya Zahira sambil menghapus air matanya yang menetes di pipi. Akila menyodorkan tissue pada Zahira, "Aku kuliah semester lima jurusan akuntansi, ayah ibuku guru sekolah dasar, jadi kau pasti sudah bisa memaklumi jika aku hanya mampu membeli baju bekas untuk kupakai setiap hari. Setidaknya aku harus tampil elegan demi untuk menjadi pendamping sang CEO!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
Hamil Untuk Suamiku

Hamil Untuk Suamiku

kata Deliza, sambil mengetukkan kedua tangannya di depan dada, tanda ia sangat memohon pada kakeknya. “Eum ..., baiklah! Kalau begitu apalagi? Apa kamu tidak ingin membalas dendam pada orang yang sudah membunuh suamimu?” tanya Prapanca dengan suara para karena usia yang sudah senja. “Apa? Apa suamiku dibunuh kakek? Ini tidak mungkin! Hadi mengalami kecelakaan maut dalam kematian itu!” “Yah, ternyata kamu masih saja bodoh!”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
Suami Paksaku Ternyata Konglomerat

Suami Paksaku Ternyata Konglomerat

ucap Abra dengan suara beratnya yang lantang. "Bagaimana saksi? Sah?" "Sah!" Dari awal hingga akhir prosesi ijab kabul ini, aku hanya bisa terdiam pasrah menerima nasib sambil menggigit bibirku kuat-kuat agar air mata tidak runtuh. "Mbak Kamilia, kok diam saja? Dicium dong tangan suaminya," tegur pak penghulu ketika melihat aku yang hanya diam membisu. Aku yang disadarkan oleh ucapan pak penghulu ini sontak berjengit ngeri. Melalui sudut mata, aku melirik pada Abra yang terlihat menatapku jenaka.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
MENDOBRAK KASTA BERMODAL CINTA

MENDOBRAK KASTA BERMODAL CINTA

Namun, dia tidak melihat Joko berada di sana. Hakim dalam persidangan sudah memasuki ruangan. Semua orang dengan cepat berdiri. Kemudian mereka kembali duduk saat sang hakim sudah duduk di tempatnya, dan memukulkan palu keputusan. Pengacara Sabrina dan pengacara Pandu menemui Hakim. Mereka sedikit berdebat di sana. Sabrina yang ternyata memiliki seorang saksi, membuat pengacara Pandu akhirnya mundur dan mengalah. Pandu yang melihatnya cukup resah. Dia berulang kali menarik napas.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai hakim paku
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Inayati Soemoamiprodjo
Saya baca pertama sudah tertarik. author menyajikan kalimat demi kalimat dengan bagus. eh, konflik tidak terduga ada di tiap bab. Padahal awalnya saya kira bakal sama dengan cerita lain gitu2 saja. Ini semakin komplek masalahnya. Sumpah yang terlaksana. Saya akan menunggu author menyelesaikanya
Sari Yu
Ceritanya sangat menarik, kata-katanya sangat indah. Setiap babnya selalu membuat terpana bikin pengen baca kelanjutannya..amazing. Arum berlesum pipit dan pandu tampan..kayak apa ketemuannya lagi..pinisiriiiiin...
Baca Semua Ulasan
Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

"Mbak Murni, ini paket dikirim untuk Anda oleh dropshipper. Mungkin sebagai hadiah atau kado." "Tidak, Pak. Saya tak mau terima. Lagipula saya tidak suka memakai itu semua. Aneh," kataku. "Siapa yang mengirim?" "Di sini nama tokonya Minicute. Nama dropshipper sebagai pengirimnya Hendar Sudrajat. Berarti, Hendar Sudrajat ini yang memesankan untuk Mbak Murni," jawab Pak Kurir. Hendar Sudrajat? Itu kan nama lengkap Pak Hendar?!
9.999.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
PAMANKU SUAMIKU

PAMANKU SUAMIKU

Atau Hakim? ''Sementara ini, Notaris pak...'' jawab Alisa meski masih terlihat canggung, tapi dia mulai santai. ''Hm?!'' seru Ardan menyahut dengan wajah tampak sedikit terkejut. ''Ayah Advokat, Mama Notaris,'' sahut Alisa menanggapi reaksi Ardan, Alisa salah paham, padahal Ardan mempermasalahkan Alisa yang memanggilnya, ''pak''.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai hakim paku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status