Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Prahara Sang Pengacara

Prahara Sang Pengacara

seru Hendrik keras sambil menatap sebelah bagian yang kosong dengan sorot mata marah. "Jika tidak, Hendrik yang akan di hukum. Hendrik tidak bersalah, mengakulah!" desak Hendrik pada sosok yang ada dalam pikirannya itu. Setelah melakukan pemeriksaan kejiwaan pada Hendrik dengan bantuan psikiater kehakiman, putusan majelis hakim atas perbuatan Hendrik adalah memasukkannya kedalam RSJ. Dia harus menjalani perawatan dengan intensif selama dua tahun. Jika sebelum dua tahun sudah bisa sembuh, Hendrik harus menjalani sisa hukuman di penjara.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as hakim paku
Read
+Library
Malam Pengantin dengan Jenderal Dingin

Malam Pengantin dengan Jenderal Dingin

ujar Hakim dengan nada berat dan tegas, "kamu telah terbukti melakukan kesalahan yang sangat serius. Kamu telah dua kali berniat mengoda pria beristri dengan cara membuat laporan kehamilan palsu, serta menjebak mereka dalam situasi yang sulit. Selain itu, kamu juga terbukti melakukan pemerasan terhadap korban, Alexa." Emily terlihat pucat dan gemetar, menundukkan kepalanya dengan raut wajah yang ketakutan. Alexa yang duduk di bangku pengunjung mendengar keputusan sang Hakim.
924.1K viewsCompletedAdded to Library 818 Times as hakim paku
Read
+Library
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

“Yang sabar ya, Ning.” Aroma ketegangan menyeruak pada tia-tiap wajah yang hadir di ruang sidang. Fatimah, Hasan, dan Musthofa juga hadir dan duduk di deretan kursi paling belakang. “Terdakwa atas nama Muhammad Akhtar,” sapa sang Hakim. “Apakah Anda sudah menerima surat salinan dakwaan?” lanjutnya. Sambil mengangguk, Akhtar menjawab, “Sudah Yang Mulia.”
105.6K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as hakim paku
Read
+Library
Jodohku Pak Dosen

Jodohku Pak Dosen

Pov Riyanti Weekend ini aku merasakan tak sabar menerima HR pertama dari Graha Tailor. Kerja kerasku dari skill yang diajarkan ibukku. Meski sedikit yang kudapat tapi aku merasa bahagia mendapat uang dengan cara halal. Aku masih terngiang-ngiang ucapan Pak Hendra yang mengatakan telah mentransfer uang sebesar yang aku minta. Tapi kenyataannya saat aku tanya adikku nominalnya 2x lipat. Setelah aku konfirm ke Pak Hendra ternyata yang transfer waktu itu adalah ayahnya, yang tak lain adalah kakek Niko, karena Pak Hendra baru memimpin meeting besar. Pantas saja kakek Niko berbuat seenaknya padaku waktu itu. Aku merasa telah berhutang pada laki-laki brengsek itu. Aku berjanji dalam hati harus bi
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 576 Times as hakim paku
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Raka mendekat, bahunya yang terluka berdenyut nyeri. “Dia—dia dikenal sebagai Pak Hartoyo, hakim senior dari Jakarta. Kami menemukan kepalanya saja yang terlihat, terkubur di dalam tanah merah Alas Kethu. Wajahnya… ya Tuhan, wajahnya… dia ditutup kain merah dan keningnya ditulis aksara Jawa, seperti mantra! Dan di sekelilingnya ada tombak kayu, seolah ia di medan perang kuno!”
962 viewsOngoingAdded to Library 37 Times as hakim paku
Read
+Library
SUAMIKU YANG BAPAK HINA

SUAMIKU YANG BAPAK HINA

usul salah satu warga. Kakiku yang lemas semakin tidak bertenaga. Hatiku rapuh, dan masih trauma. Kini ditambah gertakan para warga itu yang menghakimi kami. “Alex! Gak nyangka selera kamu rendahan! Masih doyan mencicipi bekas orang!” Mas Hasim berjalan ke depan sambil menyilang tangan di dada. Lelaki paling biadab yang aku temui itu kini tengah menyeringai penuh kepuasan.
1013.1K viewsOngoingAdded to Library 405 Times as hakim paku
Read
+Library
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

"Berarti cewek-cewek disini udah fix enggak bisa menggatal ke Pak Kahfi, ya. Soalnya istri Pak Kahfi spek daun muda. Sementara kalian udah kerutan semua." "Sembarangan lo, gendut!" Kali ini Jenan yang ditempeleng kepalanya sama Likha. "Likha..," Baru saja diomongin, orangnya datang. Mendadak ketiga orang itu langsung merapatkan mulutnya. "Ya, Pak?" Likha langsung pasang wajah tegap. Kahfi menyodorkan dua box pizza yang dia pesan. "Ini buat kamu dan yang lain. Saya hari ini pulang duluan, ya."
9.81.1M viewsOngoingAdded to Library 34.5K Times as hakim paku
Show Reviews (48)
Read
+Library
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Read All Reviews
Wanita Bercadar Itu, Istriku

Wanita Bercadar Itu, Istriku

Aku mencoba memancingnya. "Saya Humaira, bukan Khanza!" Dia membantah. "Sudah, sudah! Jangan berdebat di sini." Papa menengahi. "Begini saja. Bagaimana kalau kami mendengar cerita dari Ustadz Hakim saat menemukan Humaira dan bagaimana kondisinya saat itu. Apakah tidak ada barang miliknya yang bisa dijadikan petunjuk? Kartu identitas? Ponsel?" cecarnya tak sabar. Mungkin Papa pun merasa penasaran tentang siapa Humaira sebenarnya setelah mendengar dugaanku.
1032.5K viewsCompletedAdded to Library 975 Times as hakim paku
Read
+Library
Menantu Serasa Pembantu

Menantu Serasa Pembantu

Ucap hakim lagi. " Tentu saja hakim.... Jika mbak bisa membantu, kenapa tidak?? " Jawab ku lagi. " Mbak tolong rahasiakan ini dari khoir dulu ya. Biarkan dia menyesal dan menyadari kesalahannya " Pinta nya. " Baiklah. Mbak tahu apa yang harus mbak lakukan " Ucap ku. Setelah berbincang-bincang sebentar, akhirnya hakim pun berpamitan pulang.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as hakim paku
Read
+Library
Hamil Muda

Hamil Muda

Lanjut Alia ikut menggandeg salah satu sisi tangan Alham. “Teurs sama susu cokelat hangat.” “Krupuk di sana sangat legendaris Ham.” “Bayangkan ham, pasti enak banget tu.” Alham terlihat menimbang-nimbang ajakan mereka berdua. Jika di pikir-pikir enak juga ya, apalagi dia belum sarapan sama sekali, terus sudah di bikin emosi yang enguras tenaga. “Okey .. tapi lu pada yang bayar.” Putusnya dan berjalan terlebih dahulu.
1016.8K viewsOngoingAdded to Library 502 Times as hakim paku
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status