Binar Kalbu
Sekarang pun Abbian harus bertanggung jawab dengan mengantarkan Nissa pulang.
Sepanjang perjalanan, Nissa selalu mengajak bicara Abbian. Tidak bisa memungkiri bahwa Abbian membandingkan Nissa dengan Rine. Segera cowok itu menepis pikiran aneh-aneh. Tidak seharusnya melakukan itu. Namun, keramahan Nissa walau sedikit menyebalkan membuatnya nyaman. Nissa dan Rine adalah dua kutub yang berlawanan. Sialnya, Abbian merasa nyaman dengan keduanya. Sadar atau tidak, Nissa juga merasa rasa sukanya kepada kekasih sahabatnya itu sama saja, tidak berkurang sama sekali. Bedanya kalau dulu tidak ada kesempatan dan sekarang kesempatan terbuka lebar.
“Bi, kok lu bisa suka sama si Rine?”
Hot Chapters