ISTRI KONTRAK UNTUK TUNANGAN KAKAKKU
Atau mungkin… seseorang.
“Alya?” panggilnya pelan.
Tidak ada jawaban.
Aku berdiri di ambang pintu, menahan napas. Mataku menatap cermin besar di sudut ruangan itu.
Dan di situlah—aku melihatnya lagi.
Bayangan itu.
Seseorang dengan wajahku, berdiri di balik pantulan, tersenyum penuh kemenangan.
Lalu… dalam sekejap, bayangan itu menghilang.