Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Setiap langkah menimbulkan bayangan baru, dan setiap bayangan bergerak seolah punya nyawa sendiri. “Jangan lihat ke belakang,” bisik pria tua itu dari kejauhan, suaranya terdengar samar seolah dari mimpi. “Kalau kalian menoleh... kalian tak akan pernah keluar.” Arga menggenggam tangan Rani dan Nanda lebih erat. Tapi tiba-tiba langkahnya melambat. Di depannya muncul sesuatu bayangan dirinya sendiri. Tapi wajah bayangan itu bukan sekadar pantulan. Ia menatap balik dengan mata merah berkilau, penuh amarah.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Dari Menantu Tertindas, Bangkit Jadi Designer Papan Atas

Dari Menantu Tertindas, Bangkit Jadi Designer Papan Atas

Ia mengalihkan pandangannya ke cangkir teh Raka yang masih penuh. Pagi ini, sekali lagi, ia merasa bahwa dirinya hanyalah bayangan dalam rumah ini. Hanya seseorang yang ada di sana. Bukan seseorang yang benar-benar berarti.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Padahal ia sudah meninggalkan ruang cermin. Dia menoleh ke sekeliling. Penthouse kembali sunyi. Tirai bergoyang pelan. Namun di cermin besar di sudut ruangan, bayangan dirinya masih ada—berdiri tegak, tersenyum tipis. “Lihat?” bisik bayangan itu. “Aku tidak pernah benar-benar pergi.” Revan menoleh ke arah yang sama. Tapi anehnya, matanya tetap kosong. Ia tidak melihat apa pun. “Apa yang kamu tatap?”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku berjalan pelan ke kaca satu arah. Bayanganku memantul samar, wajah pucat dengan kabel kecil di pelipis. Di balik kaca itu, dunia yang tak bisa kulihat, tapi bisa merasakan keberadaannya. Seseorang di luar sana terus mengamati denyut pikiranku. “Arga,” bisikku. Suara itu seperti menggetarkan udara di sekitarku. Dan seolah menjawab, layar utama menyala sendiri.
754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Yang mungkin mampu membawa damai di hati. Di depan, tepat di samping kanan tempat tidurnya tergantung potret tak bernyawa dari sosok tangguh yang duduk sama rendah menemani ibunya dalam balutan kaca menatap Deviana dengan senyuman penuh makna.
569 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

Aku bergumam sendiri sambil mata ini melirik ke kanan kiri. Sepertinya ada sesuatu yang berkelebat di belakangku, tapi saat aku berbalik tidak ada siapapun di sana. Mungkin perasaan ini saja yang sedang kacau sehingga pikiran pun menilai sesuatu yang sepele menjadi besar.
1036.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 954 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Ia tahu rasa ini. **Rasa sebelum dilahirkan.** Di hadapannya, membentang padang tanpa ujung. Tapi bukan padang rumput. Melainkan padang **bayangan**. Semua hal yang tidak pernah jadi kenyataan tinggal di sini. Ia melangkah. Tapi kakinya tidak menapak. Ia hanya berpindah. Dan tiba-tiba, ia melihatnya. Seorang anak kecil duduk bersila, membelakangi Ilham.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
KINARIAN MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMI DAN SAHABATKU

KINARIAN MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMI DAN SAHABATKU

Tiba-tiba bayang wajah Andre nampak di depan mata. "Allah, apa lagi ini?" gumam Kinar penuh tanya dengan jantung yang tiba-tiba berdebar.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

Tak butuh lama untuk membuatnya ambruk seketika dan ruangan tersebut langsung senyap. Helena yang masih tak paham apa yang terjadi, dengan mata sayu serta penglihatan samar melihat apa yang di depannya seperti sebuah cuplikan mimpi. Dua mayat berada di depannya dan membuat Helena berpikir bahwa dirinya mungkin korban selanjutnya. Sesosok pria berpakaian serba hitam itu perlahan menghampirinya. Meski pandangannya buram, tapi Helena dapat melihat topeng yang dikenakan pria itu mendekat ke arahnya. Sarung tangan hitam yang tercium bau darah menyentuh wajahnya dan membuka lilitan kain yang menutupi mulutnya selama ini. “Kau siapa … apakah aku … akan mati??”
845 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

Ketika Ia sedang fokus mencuci piring yang menumpuk, tiba-tiba ada bayangan hitam yang memantul ke dinding tembok tempat pencucian piring. "Kamu siapa? Kenapa berdiri di belakangku?" tegur Sekar tanpa menoleh ke belakang untuk memastikan siapa pemilik bayangan itu. Bayangan itu tetap berdiri tegak seolah pohon yang berdiri kokoh, mulai penasaran, Sekar mulai membalikkan badan untuk melihat siapa pemiliknya. Namun, apa yang dilihat tak sesuai apa yang ia kira, kosong. Tak seorangpun disana. Ia merinding, timbul rasa takut jikalau bayangan itu berhasil merasukinya.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai hanya bayangan ada di depanku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status