Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biarkan Aku Menikmati Momen Ini

Biarkan Aku Menikmati Momen Ini

Saat menelepon Edy untuk mengecek keberadaannya, ternyata gadis muda di sampingnya sedang tidak mau diam. “Rancangan pernikahannya sudah dikirim ke emailmu. Asistenmu bilang sampai sekarang belum diterima.” “Kamu ... sedang apa?” Tiba-tiba, terdengar suara gesekan kain dari seberang telepon. Gadis itu sengaja menggodanya dari bawah, Edy mendengus pelan dan nyaris tidak mampu menahan diri. “Sedang berolahraga.” “Anak baik, nanti saja bahas soal pernikahannya.” Setelah menutup telepon, aku terdiam cukup lama sebelum akhirnya membalas email yang sudah menunggu selama seminggu. Yang Edy tidak tahu adalah…. Tidak akan ada kata “nanti” lagi. Tanggal pernikahanku dimajukan.
588 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as happiness moment
Read
+Library
Hello Mommy

Hello Mommy

Dia tahu sang mommy menangis karena bahagia. Daddy Bryan yang melihat anaknya pun tak kuasa menahan air matanya. Sebagai ayah hari ini dia akan melepaskan putri satu-satunya. Sesuatu yang berat untuk Bryan. Ghea melepaskan pelukannya. Berusaha untuk menghapus air mata sang mommy. “Jangan menangis, Mom. Hari ini adalah hari bahagiaku.” Mommy Shea langsung tertawa. “Mommy tidak akan menangis.” Dia berusaha untuk menahan tangisnya.
9.962.1K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as happiness moment
Read
+Library
Ketika cinta harus memilih

Ketika cinta harus memilih

Ia ingin segera berlalu dari momen ini. "I am not the same person. I have changed. And I am fully happy for I am now. Don't ruin my happiness. I want you to stay away from my life ... please ... (Aku bukanlah orang yang sama. Aku sudah berubah. Dan aku sangat bahagia dengan keadaanku sekarang. Jangan mengusik kebahagiaanku. Menjauhlah dari kehidupanku ... Aku mohon ....)"
104.0K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as happiness moment
Read
+Library
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

Terdengar suara tawa diseberang sana yang membuat Audy juga ikut tertawa. "Ternyata Mommy menelepon diwaktu yang tepat." Seru Mommy Mika bangga, seolah mereka mempunyai ikatan batin. "Apa kamu besok free sayang?" sambungnya. "Emm iya. Kenapa Mom?" "Wah kebetulan sekali. Sudah lama Mommy tak berjumpa. Besok temenin Mommy shopping bisa?" "Bisa dong Mom. Besok mari kita habiskan uang kita di mall." Canda Audy
9.99.6K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as happiness moment
Read
+Library
Happiness Marrie

Happiness Marrie

"Halo!" Seseorang di seberang sana langsung menyambutnya dengan ramah dan penuh kesopanan. Mereka terlibat obrolan serius hingga kakek berusia tujuh puluh lima tahun itu menyunggingkan senyumnya sembari mengangguk. "Baiklah! Tunggu kabar baik dariku selanjutnya," ujarnya penuh semangat sebelum mengakhiri panggilan. Yuze dan Qian keheranan melihat senyum kebahagiaan di wajah sang kakek. Keduanya saling menatap lalu mengedikan bahu secara bersamaan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as happiness moment
Read
+Library
A Little Happiness in Korea

A Little Happiness in Korea

Rona mengutuk dirinya sendiri. Karena sudah mepet, Rona mencari dengan gerilya diskonan tiket lainnya. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik, setiap berkedip dan setiap hembusan nafasnya. Saat ia bekerja, makan, berjalan, mencuci piring ataupun buang air besar. Hingga pada suatu ketika, terdapat keajaiban dari atas. Terdapat seseorang yang meng-cancel tiket yang ia beli. Dengan sigap Rona mengambil tempat duduknya. Click yes, deal! Ia berhasil mendapatkannya. Menangis haru Rona karena hal itu.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as happiness moment
Read
+Library
Sometimes Happy Sometimes Sad

Sometimes Happy Sometimes Sad

"Loh, Bunda? bikin Axel kaget aja. Kapan datang?" Rasa terkejut dicampur dengan rasa senang bagi Axel. Pasalnya karena kesibukannya di kantor, Axel jarang sekali mengunjungi rumah Hana. "Satu jam yang lalu. Kejutan bunda gagal dong. Niatnya mau buatkan makan malam untuk kamu." Axel memeluk Hana. Ia begitu merindukan bundanya. Hanya Hana lah yang ia punya. Beberapa menit kemudian, Axel melepas pelukan tersebut dan mencium pipi Hana.
9.72.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as happiness moment
Read
+Library
Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

"Terima kasih, Putra. Aku ingin momen ini jadi spesial untuk kita berdua." Putra memelukku erat, dan aku merasa hangat. Malam itu benar-benar menjadi malam yang tak terlupakan. Aku belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari hal-hal besar, tapi juga dari momen-momen sederhana yang dipenuhi rasa syukur. Di tengah semua ejekan dan kesulitan, aku bersyukur karena memiliki Putra—seseorang yang selalu mendukungku tanpa syarat.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as happiness moment
Read
+Library
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

Sahut Damar sambil fokus melihat spion di sisi kanan. “Kalau loe tahu setiap hari gue seperti itu, kenapa loe selalu tanya ?” Jawab Olin lagi, kali ini dia membuang wajahnya keluar jendela. “Aku hanya mengharapkan kamu bisa menceritakan kesenanganmu hari ini.” Damar mencoba sabar dengan sikap Olin yang sedikit angkuh. “Gue bosan” Desis Olin menghela nafas.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as happiness moment
Read
+Library
Looking for Happines

Looking for Happines

Chika berjalan ke arah meja Anita dan Hito, disana juga ada Indah. "Aduuuh, Kak Chika, selamat yaaa?" ucap Indah langsung memeluk Chika. "Makasih yaaaa Indah," kata Chika. Hito dan Anita juga memberikan selamat kepada Chika dan memberikan semangat untuk usaha barunya. "Thank's yaa? Kalian memang sahabat aku yang paliiiiiing the best!" ucapku memeluk mereka. Dug ... Dug ... Dug ...
104.6K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as happiness moment
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status