Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

Terdengar suara tawa diseberang sana yang membuat Audy juga ikut tertawa. "Ternyata Mommy menelepon diwaktu yang tepat." Seru Mommy Mika bangga, seolah mereka mempunyai ikatan batin. "Apa kamu besok free sayang?" sambungnya. "Emm iya. Kenapa Mom?" "Wah kebetulan sekali. Sudah lama Mommy tak berjumpa. Besok temenin Mommy shopping bisa?" "Bisa dong Mom. Besok mari kita habiskan uang kita di mall." Canda Audy
9.99.5K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as happiness moment
Read
+Library
Happiness Marrie

Happiness Marrie

"Halo!" Seseorang di seberang sana langsung menyambutnya dengan ramah dan penuh kesopanan. Mereka terlibat obrolan serius hingga kakek berusia tujuh puluh lima tahun itu menyunggingkan senyumnya sembari mengangguk. "Baiklah! Tunggu kabar baik dariku selanjutnya," ujarnya penuh semangat sebelum mengakhiri panggilan. Yuze dan Qian keheranan melihat senyum kebahagiaan di wajah sang kakek. Keduanya saling menatap lalu mengedikan bahu secara bersamaan.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as happiness moment
Read
+Library
A Little Happiness in Korea

A Little Happiness in Korea

Rona mengutuk dirinya sendiri. Karena sudah mepet, Rona mencari dengan gerilya diskonan tiket lainnya. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik, setiap berkedip dan setiap hembusan nafasnya. Saat ia bekerja, makan, berjalan, mencuci piring ataupun buang air besar. Hingga pada suatu ketika, terdapat keajaiban dari atas. Terdapat seseorang yang meng-cancel tiket yang ia beli. Dengan sigap Rona mengambil tempat duduknya. Click yes, deal! Ia berhasil mendapatkannya. Menangis haru Rona karena hal itu.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as happiness moment
Read
+Library
Sometimes Happy Sometimes Sad

Sometimes Happy Sometimes Sad

"Loh, Bunda? bikin Axel kaget aja. Kapan datang?" Rasa terkejut dicampur dengan rasa senang bagi Axel. Pasalnya karena kesibukannya di kantor, Axel jarang sekali mengunjungi rumah Hana. "Satu jam yang lalu. Kejutan bunda gagal dong. Niatnya mau buatkan makan malam untuk kamu." Axel memeluk Hana. Ia begitu merindukan bundanya. Hanya Hana lah yang ia punya. Beberapa menit kemudian, Axel melepas pelukan tersebut dan mencium pipi Hana.
9.72.7K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as happiness moment
Read
+Library
Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

"Terima kasih, Putra. Aku ingin momen ini jadi spesial untuk kita berdua." Putra memelukku erat, dan aku merasa hangat. Malam itu benar-benar menjadi malam yang tak terlupakan. Aku belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari hal-hal besar, tapi juga dari momen-momen sederhana yang dipenuhi rasa syukur. Di tengah semua ejekan dan kesulitan, aku bersyukur karena memiliki Putra—seseorang yang selalu mendukungku tanpa syarat.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as happiness moment
Read
+Library
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

Sahut Damar sambil fokus melihat spion di sisi kanan. “Kalau loe tahu setiap hari gue seperti itu, kenapa loe selalu tanya ?” Jawab Olin lagi, kali ini dia membuang wajahnya keluar jendela. “Aku hanya mengharapkan kamu bisa menceritakan kesenanganmu hari ini.” Damar mencoba sabar dengan sikap Olin yang sedikit angkuh. “Gue bosan” Desis Olin menghela nafas.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as happiness moment
Read
+Library
Looking for Happines

Looking for Happines

Chika berjalan ke arah meja Anita dan Hito, disana juga ada Indah. "Aduuuh, Kak Chika, selamat yaaa?" ucap Indah langsung memeluk Chika. "Makasih yaaaa Indah," kata Chika. Hito dan Anita juga memberikan selamat kepada Chika dan memberikan semangat untuk usaha barunya. "Thank's yaa? Kalian memang sahabat aku yang paliiiiiing the best!" ucapku memeluk mereka. Dug ... Dug ... Dug ...
104.5K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as happiness moment
Read
+Library
Hug Me!

Hug Me!

suara Intan terdengar cepat. Jimmy yang tak paham apa maksud Intan mengajaknya bersalaman akirnya ikut saja. Yes! Yes! Yes! Jimmy bersorak kegirangan. Lupakan dirinya yang sudah umur kepala tiga. Jatuh cinta benar-benar membuat seseorang lupa diri. Hormon dopamin telah berkerja memberikan sinyal-sinyal bahagia pada otaknya. Hanya ada senang dan gembira pada Jimmy sekarang.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 641 Times as happiness moment
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status