Luka Cinta Istri Kedua
"Bahagialah dengan Hana dan anakmu. Dia istri yang baik, Syad. Dia wanita yang akan selalu setia, jangan lepaskan dia."
Irsyad terisak, menggenggam tangan ibunya erat-erat. "Ma, jangan pergi dulu. Aku janji akan bahagiakan Mama, aku janji akan bahagiakan Hana. Jangan tinggalkan aku, Ma." Namun napas Mama Nur semakin pelan. Monitor jantung menunjukkan grafik menurun tajam. Dengan sisa tenaga terakhirnya, ia berbisik, “Syad, Mama sayang kamu, sampaikan maaf pada Hana, mama sayang Hana."
Hot Chapters