Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
Meskipun mobil memiliki peredam suara yang cukup baik, hiruk-pikuk dari luar tetap terdengar.
"Bos, aku benar-benar suka barang ini, kasih harga yang jujur dong!"
"Aduh, barang murah itu nggak bagus, barang bagus nggak murah. Ini guci porselen Dinasti Awan, nggak bisa lebih murah lagi!"
"Bos, giok yang ini berapa harganya?"
"Anak Muda, matamu tajam sekali. Ini giok cahaya mutiara ungu yang tiada tandingan. Empat ratus juta, harga mati!"
Chapitres populaires