Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia
“HarperCollins yang nanggung semuanya.”
Keberangkatan itu tidak pernah direncanakan oleh negara. Semua urusan, sejak visa hingga kursi pesawat, diselesaikan HarperCollins tanpa suara keras, tanpa konferensi pers, tanpa baliho ucapan selamat. Dua nama dicantumkan dalam tiket: Bumi dan Sita. Tidak ada surat tugas negara, tidak ada utusan kementerian, tidak ada pamflet simbolik yang biasa dibagikan saat pelepasan atlet atau delegasi budaya. Keheningan administratif itu seperti telah diperhitungkan HarperCollins jauh-jauh hari—mereka tahu tidak boleh bergantung pada negara asal seorang penulis.
Sementara itu, di dalam negeri, keberangkatan itu justru menyalakan perdebatan yang tidak pernah benar
Bab Populer