Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUAMIKU DI RANJANG SANG NYONYA

SUAMIKU DI RANJANG SANG NYONYA

jawab Aksara. Wajah Mutia berbinr. "Wah, makasih banyak, Mas Aksa!" "Iya sama-sama." Tak berapa lama mobil pun sampai di kafe. Nama kafe itu Mawar. Sesuai namanya, banyak rumpun mawar merah mengelilingi kafe itu. Kafe itu mempunyai konsep campuran antara outdoor dan indoor. Aksara dan Mutia turun dari mobil dan dengan berjalan ke arah resepsionis kafe untuk mengambil buku menu.
824.5K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as haruna cafe
Read
+Library
Twins D

Twins D

) memasuki sebuah cafe yang sangat khas dengan nuansa Doraemon, dari dinding yang bercat biru, bercorak Doraemon, pintu, kursi, meja, hampir semua benda di cafe itu berwarna biru dan putih. Mereka memilih duduk di meja paling pojok yang terbuka menghadap ke luar dengan pemandangan aneka pepohonan kerdil yang sangat lucu. Taman di cafe itu didesain khas Jepang. Tanpa AC, yang ada hanya angin semilir yang menerbangkan helai-helai rambut nakal cewek-cewek yang memilih duduk dipinggiran. Tak lama pelayan datang menanyakan pesanan mereka. Dengan cepat mereka menyebutkan pesanan masing-masing karena memang sudah merencanakannya sebelum datang ke cafe.
9.934.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as haruna cafe
Read
+Library
Dosenku Di Club Malam

Dosenku Di Club Malam

Naura mendadak berhenti, tertarik bak magnet. "Eh, lihat! Bakery baru! Tempatnya gemes banget!" Tempat itu memang menarik: dinding kaca besar, interior warm, lampu kuning yang menenangkan. Coffee bar kecil menyambut di sampingnya. Tanpa komando, mereka bertiga langsung membelok. Naura kalap memilih pastry, Zora sibuk membuat konten Instastory, sementara Aluna—entah kenapa—merasa hidupnya kembali ke jalur normal.
10833 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as haruna cafe
Read
+Library
Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

“Dengarkan aku.. Ammi itu…” * * * Sepanjang perjalanan tadi, Aruna menundukkan kepala dalam-dalam. Wajahnya telah memerah sejak awal dirinya dan Brahmana menaiki mobil dan menuju satu tempat, hingga kini berada di sebuah cafe bernuansa garden vintage. Di meja Aruna dan Brahmana, telah tersaji dua cangkir kopi yang berasal dari biji kopi dekaden dari Kolombia. Tercium harum, namun tidak satu pun dari kedua insan itu yang menyentuh cangkir mereka.
1092.8K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as haruna cafe
Read
+Library
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

Karena saat ia berbicara wajahnya menghadap ke arah Aruna, jadi ia tidak bisa tau kalau orang yang berada di depannya telah maju ke depan. Sesampai di depan counter mereka masing- masing memesan minuman. Sari memesan Buble Chocolate, sedangkan Aruna memilih Buble Greentea. Kemudian, Sari membayar ke dua minuman tersebut lalu mereka mencari tempat duduk yang berada di sudut ruang itu, langsung berhadapan dengan kaca yang menempel pada bagian gerai tersebut.
910.5K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as haruna cafe
Read
+Library
KUGUGAT CERAI SUAMI SAAT DIA MEMILIH POLIGAMI

KUGUGAT CERAI SUAMI SAAT DIA MEMILIH POLIGAMI

tanyanya sembari menoleh ke arahku. "Aku mau cappucino sama roti panggang saja kayanya. Ohya, Bianglala ini dibagi jadi dua, Al. Yang sini cafe-cafean dengan menu camilan ringan dan perkopian, sementara yang sebelah itu aneka minuman, jus dan seafood. Kamu mau makan berat apa ringan? Yang penting jangan makan hati." Nuri terkekeh. "Kamu nggak lapar cuma makan roti panggang, Nur?" Aku mulai menyelidik.
9.9104.1K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as haruna cafe
Read
+Library
Dive Back Into You

Dive Back Into You

Apa pelanggan cafe ini sebenarnya hanya ingin melihat Saka? Shana mengangguk tanpa sadar. Siapa coba yang tidak tertarik dengan pesona Saka. Namun di sisi lain, tipe cafe yang diusung lelaki itu terbilang unik. Bakery cafe yang ditawarkan Saka cukup menarik bagi yang ingin breakfast, brunch atau sekadar berbincang santai. Terdapat beragam baked goods dan minuman di cafe ini. Mulai dari macarons, cookies, cupcakes, muffins. Cream puffs dan jenis choux yang lain kesukaan Kiana juga tersusun cantik dalam etalase. Sandwich dengan banyak varian juga menjadi andalan tempat ini, bahkan Shana pernah mencobanya untuk mengganjal lapar. Untuk item minumannya ada coffes, milkshakes, smoothies, dan juic
102.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as haruna cafe
Read
+Library
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Merasa tidak tahan melihat kemuraman dua orang paling berharga dalam hidupnya, Haris beranjak keluar. Dari teras Martabak Laris, jelas pemandangan yang ada di seberang jalan dari sela-sela lalu lintas kendaraan dan barisan rinai hujan itu membuatnya muak. Sebuah kafe yang bangunan dan catnya masih baru, resmi dibuka satu minggu yang lalu. Haris membaca tulisan yang dicetak besar-besar pada sebuah baliho dan tertulis "Kafe Aris".
102.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as haruna cafe
Read
+Library
Le Restaurant de Prada

Le Restaurant de Prada

Kamu lihat tadi café di sebelah restoran ini? Rumi mengangguk. Café itu sempat menarik minatnya. Desain eksterior tempat itu menangkap perhatian. Jika ada waktu, dia ingin berkunjung ke sana.. "Pemilik café itu sahabatku. Dia dan temannya membantu restaurant ini. Dia bukan tipe yang setengah-setengah ketika mengerjakan sesuatu. Bahkan untuk hal remeh sekalipun." "Idenya menarik," celetuk Rumi dengan mata mengamati detail setiap sudut restoran.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as haruna cafe
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Matanya yang biru sesekali menatap pemuda tampan yang ada di depannya. Dia adalah Audrey! Dan sosok yang berada tepat di seberangnya adalah Langit! Mereka berada di sebuah Roof Top Coffe Shop dekat kampus. Dengan atapnya yang sengaja dibuat terbuka. Dan hanya dipakai ketika hari sedang cerah saja. Jika hujan, Rooftop ini di tutup. Pemilik Cafe memilih konsep tersebut, karena sesuai dengan seleranya. Cafe tiga tingkat ini adalah kepunyaan keluarga Nadine, sepupu Audrey. Dengan nama Lunarian Cafe. Dan Audrey sengaja menculik Langit dan mengajaknya ke sana. Dengan satu tujuan, menginginkan kepastian dari Langit.
9.272.0K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as haruna cafe
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status