Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

Di ruang terbuka itu banyak permadani bertebaran dengan beanbag dan bantal duduk di taman yang luas. Cafe tersebut mengambil konsep piknik sebagai tema yang disajikan untuk pengalaman baru bagi pelanggan yang datang ke sana. Sudah ada banyak orang yang menjadi penghuni beberapa permadani, pilihan Arjuna jatuh pada permadani yang berada di bagian depan agar mereka dapat melihat dengan jelas keindahan kota yang berwarna dengan lampu-lampunya. Sebuah hidangan pembuka yang merupakan makanan ciri khas cafe tersebut di sajikan oleh pelayan yang membawa buku menu.
1051.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
ANNORA

ANNORA

ucap Manda. "Apalagi fotonya alam digantung - gantungin lagi, kesannya norak tapi kok bagus, " lanjutnya. Mereka tertawa menikmati segala keanehan di cafe tersebut. "Kayaknya pemilik cafenya pecinta fotografi, sih, " ucap Luna. "Eh, Btw, disini matcha latte nya enak loh Man, " ujar Luna memberitahu.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Flower Travel

Flower Travel

Buru-buru Sherly menarik ujung lengan bajuku, kemudian berbisik, "Udah mau pulang, lho. Ayo buruan." Aku mengikutinya ke luar dari ruangan ini, melewati dapur, lalu tempat pembuatan minuman dan berakhir pada banyaknya meja berisikan pelanggan. Ini adalah kafe. Aku tahu itu karena terlihat hiasan dinding bertuliskan 'cafe clair de lune' dengan gaya lettering. "Tunggu-tunggu! Tugas gue apa?" tanyaku sedikit kebingungan.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

“Nanti lo mau ke mana abis ini?” Haris menatap Kirana dengan senyum santai. “Gue tahu kafe kecil yang cozy banget di Montorgueil. Cheesecake-nya lo banget. Dan baguette-nya gak keras kayak alat fitness.” Kirana tertawa pelan. “Gas!” ***
813 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Mandiri Setelah Bercerai

Mandiri Setelah Bercerai

Akhirnya wanita yang mengenakan pakaian dengan dada terbuka itu menghubungi Fahri. “Pak Fahri, dimana sih restoran favorit Harafa?” “Hemmm..”Fahri tampak berpikir sejenak.”Dulu, ada perayaan ulang tahun Harafa, disebuah restoran jepang. Yaitu Noya Japanese Resto. Tapi ingat jangan memesan seefood, aku pernah dengar Harafa alergi seafood,”lanjut Fahri lagi.”
1070.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Bukan Pasangan Impian

Bukan Pasangan Impian

Rania dan Yuda berniat mengawasi anak mereka dari kejauhan, tidak ingin mengganggu pertemuan pertama anaknya dengan Aris, anak dari sahabatnya. Dengan balutan dress coklat selutut, Aruna terlihat sangat menawan seperti seorang princess di dunia kartun. Wajahnya yang natural membuat siapa pun yang melihatnya akan terpesona. Kini mereka bertiga sudah sampai di cafe yang Aruna pilih sendiri, tempat yang sangat nyaman untuk pertemuan pertama baginya. Sebelum benar-benar membiarkan putrinya masuk ke dalam cafe, Rania meyakinkan Aruna sebentar, bahwa semua akan baik-baik saja nantinya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

“Iya. Namanya Uncle Sam. Dia asli Indonesia, cuma sudah lama menjalankan bisnis di Nauru. Orangnya baik kok, ramah lagi. Kamu pasti betah kalau kerja sama dia.” Arumi hanya merespon kata-kata Andini dengan tersenyum simpul. Setelah itu, mereka pun segera melangkah masuk ke dalam kafe tersebut. *** Kafe itu bernama The Silent Hour. Auranya membawa jeda dan bisikan tentang kekayaan dalam setiap detailnya. Lantai marmer hitam mengkilap memantulkan cahaya kristal dari chandelier besar yang menggantung rendah. Sementara aroma karamel dan vanila dari kopi gourmet bercampur dengan wangi parfum mahal para kaum Borjuis.
1033.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai haruna cafe
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
LV Edelweiss
Dear Pembaca, dikarena listrik dan jaringan di Aceh masih belum kondusif (pasca banjir dan longsor) mungkin aku nggak bisa update setiap hari. tapi aku bakalan usahain sebisanya untuk update. Semoga bisa dimaklumi...
Alan Nasution
critanya dri awal bgus , sampai timeskip mlh ngwur , demi mndpat ksih sayang ibu, rela gak rela , mnta suami sndiri nikah sma ibu angkat , kan kocak . suami gak mau tpi mohon2 , mkn tu ksih sayang ibu . pngin dpet ksih syang dan bles jsa gak hrus bhongin si pnolong dan ngorbanin suami juga kli.
Baca Semua Ulasan
Devil Intention - Bahasa Indonesia

Devil Intention - Bahasa Indonesia

Encounter 3 Sebuah Kafe di daerah Bilangan, Jakarta Barat. Benar kata Kayara, kliennya kali ini benar benar membuatnya syok dan tidak percayara. Kafe yang Aruna masuki yang sepengetahuannya hanya bisa dimasuki oleh orang yang sudah reservasi terlebih dahulu. Tanpa perlu memerlukan tanda pengenal, Aruna bisa mengetahui siapa kliennya sekarang ini.
9.427.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

Dengan menggunakan jasa taksi online yang ia pesan dari ponsel, Aluna membelah kepadatan jalanan kota dan akhirnya tiba di pelataran kafe minimalis di samping rumah sakit pusat tersebut. Begitu melangkah masuk ke dalam ruangan kafe yang sejuk berpendingin, Aluna segera mengedarkan pandangan. Ia memilih untuk berjalan menuju kursi di sudut paling pojok dan tersembunyi dan menghindari keramaian. Tak lama kemudian, seorang pelayan datang menghampiri mejanya dengan ramah. “Saya pesan matcha latte hangat sama sepiring spaghetti aja,” pesan Aluna untuk mengisi perutnya yang masih terasa kosong.
10888 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Dan itu artinya… kamu juga punya cerita yang belum selesai.” Karina tersenyum tipis. “Mungkin. Atau mungkin aku cuma suka kopi gratis di sini.” Mereka semua tertawa kecil. Di luar, awan mulai terurai. Matahari yang mengintip dari celah bangunan menyinari nama warung kecil itu: “Warung Kopi Dunia Bawah.” Dan petualangan absurd mereka belum selesai. ---
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai haruna cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status