Rahim Pengganti
dengus Irene
“Saya bisa sakit hati kalau kamu tidak memanfaatkan saya, kemarin kamu ingin salad buatan chef ternama saja kamu harus memikirkannya jutaan kali. Padahal saya bisa melakukannya malam itu juga, Irene saya akan merasa senang kalau kamu bergantung pada saya.”
Irene mempoutkan bibirnya, “Cuman Mas yang sakit hati karena saya enggak merepotkan Mas, bukan kah istri yang baik enggak menuntut banyak pada sang suami?” Rangga mengecup kening Irene lembut.
“Tapi saya lebih suka kamu menuntut pada saya,” bisik Rangga
“Mas,” rengek Irene