Istriku Meninggal Dihari Pernikahan Keduaku
Jawaban Hesti semakin membuatku merasa sakit hati.
"Ibu begitu membenciku, bahkan nyaris tiap bulan, dia menciptakan luka di hati ini. Entah kapan kebenciannya padaku akan berakhir," lirih Hesti. Aku kembali memeluk tubuh mungil istriku itu.
"Selalu berdoa, sayang. Semoga Allah, melunakkan hati Ibu, dan mau menyayangi kamu ...."
"Aku bukan istri sempurna, dan bukan menantu yang dia suka. Aku hanyalah wanita miskin, yang menjijikan di matanya, Mas."
ตอนยอดนิยม