Istri Kedua Tak Berarti Pelakor
Rangga memegang dagunya seakan sedang berpikir, “Bagaimana ya, aku pilih yang mana kalau ternyata ada yang lebih cantik.”
“Ahh,” ujar Rangga. Hayati masih menunggu jawaban Rangga. “Aku pilih Rania saja,” jawabnya. Hayati mengernyitkan dahinya, “Rania?”
“Hm, Rania Hayati Malik. Sudahlah, tidak usah bahas yang lalu.” Rangga memutar tubuh Hayati menghadap manekin-manekin berbalut kebaya juga gaun pengantin. “Sekarang fokus dan pilih mana yang ingin kamu kenakan nanti,” ujar Rangga. Hayati kembali dihadapi pada pilihan yang sulit, karena busana-busana yang terpampang di hadapannya benar-benar sangat indah.