Suami Idaman
"Aku masih mencintaimu, Rey. Tapi aku juga mulai mencintai diriku sendiri. Dan hari ini, aku memutuskan untuk tidak terus berharap pada seseorang yang sudah pergi. Aku memilih untuk hadir—untukku sendiri."
Di luar jendela, hujan turun perlahan. Bukan badai, bukan deras, hanya rintik yang lembut—seolah langit pun tahu, bahwa dalam pelan dan tenangnya waktu, luka itu bisa benar-benar sembuh.
Dan dengan satu tarikan napas dalam, Aya menutup buku harian itu. Bukan sebagai akhir, tapi sebagai awal lembaran baru… yang akan ia isi, perlahan, dengan versi dirinya yang utuh.
Hot Chapters