Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Benci Bilang Sayang

Benci Bilang Sayang

ucap Kendra cepat, tidak dipedulikannya raut bingung Alice padanya. Fin dengan patuh segera menghentikan mobil dan berganti posisi dengan Kendra, yang mulai menyetir bak dalam arena balap. "Ada apa ken ?" Tanya Alice pada Kendra. "Berpegangan yang kuat, setelah urusanku selesai, baru aku akan mengantarkanmu pulang," ucap Kendra pada Alice yang segera menutup mata, takut pada gaya menyetir Kendra yang super kencang.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as hectic banget
Read
+Library
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Beberapa detik kemudian, mulut Regan akhirnya berkata, "Sayang, makasih banyak ya, kamu udah mau ngelakuin itu. Bahkan kamu sama sekali enggak marah ke aku." "Padahal, aku dari tadi udah ngerasa takut banget kalau kamu tau ini dan kamu pasti bakalan marah banget, tapi ternyata kamu enggak kayak gitu." Elen tersenyum, cantik sekali, lalu menjawab, "Enggak akan aku marah ke kamu karena masalah ini, Mas." "Ini murni kecelakaan, kamu juga pasti tadinya enggak ada niat buat nabrak dia, kan? Tapi takdir udah berkehendak, kita sebagai manusia bisa apa?"
101.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as hectic banget
Read
+Library
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

bisik Raya pelan, nyaris memohon, mencoba menyusup ke balik benteng ketegangan Jagara. Alih-alih menjawabnya, Jagara justru menoleh kembali ke dokter. “Yakin tidak perlu tes darah, Dok?” tanyanya, suaranya rendah tapi tajam, penuh kecurigaan. Dokter itu terkekeh kecil, geli, lalu menepuk pundak Jagara dengan hangat—gestur yang menunjukkan bahwa ia sudah sering berhadapan dengan tipe lelaki seperti ini. “Hanya tiga buah keripik. Tidak berbahaya,” ujarnya sabar. “Saya resepkan Cetirizine untuk mengurangi reaksinya. Dan sementara waktu, hindari makanan pedas. Tenggorokan kamu masih sedikit bengkak.”
102.4K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as hectic banget
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Ia memaksa Alina masuk ke dalam mobil dan membanting pintunya dengan kasar. Suara benturan nyaring mengoyak telinga Alina, air mata membasahi pipinya. Rasa takut dan cemas melingkupi dirinya. Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, menguji adrenalin. Alina berteriak histeris, ketakutan. Justin mengemudikan mobil bak pembalap di sirkuit. "Justin, hentikan! Apa kau gila?!" teriak Alina di tengah isak tangisnya.
895 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as hectic banget
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Asih mengangguk, mengamati sepasang suami istri yang kini masih berdiri di dekat motornya. "As, kau harus hati-hati sama Eko, dia juga tukang judi. Itu lho yang lewat hape, apa namanya ya?" Bude Tarti berbisik dan menoleh ke teman di sampingnya. "Anu, apa ya ... selot ... selot apa sih?" "Itu lho, As. Ngeslot. Judi slot. Menang sekali, kalahnya ribuan kali. Tapi herannya banyak yang nggak sadar juga."
1.5K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as hectic banget
Read
+Library
Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

seru Beti ketakutan. Mendengar kata begal, anehnya Romeo yang mabuk berat terbangun. “Mana begalnya,” seru Romeo dengan pandangan mata liar. “Tuh lihat di depan, ada 6 orang naik motor sedang berusaha begal motor itu,” seru Beti, Romeo langsung menatap ke depan. “Ujang stop, aku mau hajar tu begal, gatal tanganku ini,” seru Romeo, hingga bikin kaget Ujang dan Beti.
9.42.4M viewsCompletedAdded to Library 49.6K Times as hectic banget
Show Reviews (79)
Read
+Library
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Read All Reviews
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
MALLLLEEESSS kalo CEO NYA DOYAN CELUP SANA SINI MURAHAN SAMA SI JALANG DELANEY...!!! PERCUMA JD CEO GA BISA LINDUNGIN ISTRINYA...!!! HARUSNYA SI JALANG DELANEY DIHUKUM, BAWA MASUKIN PENJARA KE KANTOR POLISI...!!! PARAH BANGET KARAKTER UTAMA LAKI2 NYA DARIAN,, CEO GA BISA NGAPA²IN...!!!
Read All Reviews
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

pinta Sabda pada pak sopir sambil memberi isyarat agar tidak diganggu selama perjalanan. “Siap mas,” jelas sopir lagi sambil terus melaju merayapi kemacetan yang mulai menyesaki jalanan sekitaran Kemang pagi itu. Di belakang sopir, Sabda mencoba membuka satu per satu berkas yang tertata rapi. Tapi otaknya samasekali tidak singgah di berkas yang tengah dibukanya. Ia masih tercengang dengan wajah Diandra yang meskipun kerap dia lihat di televise atau media lainnya. Sabda yang baru kali tadi menatap langsung Diandra, terutama setelah menaburi kosmetik di wajahnya yang meskipun sebetulnya sederhana saja itu, ternyata menyeret Sabda kepada wajah orang-orang cantik sejumlah pesohor. Ya, batin Sabd
964 viewsOn holdAdded to Library 29 Times as hectic banget
Read
+Library
Renggali

Renggali

Namun itu malah semakin membuat Ansel yang sedang kesal dengan cepat mendekati Arav dan berkata. “KAU TIDAK LIHAT HUJAN DILUAR HAH! KAU KIRA MOTORMU ITU PESAWAT, BISA TERBANG DI ATAS HUJAN HAHH!” raung Ansel dengan muka yang menyebalkan. “...?”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as hectic banget
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status