Belenggu Asmara Tukang Kebun
ucap Pak Herman Wijayanto, lelaki berumur lima puluh tahunan.
“Ah ini bukan apa-apa... tapi, memang cita-cita saya punya kebun seperti ini,” tutur Pak Jajang.
“Ahahaha… hebat, hebat,” sanjung Pak Herman. “Ya kan, Rio?” Pak Herman melempar tanya pada lelaki muda yang duduk di sebelahnya.
“Ya. It’s amazing,” jawab Rio lugas yang kemudian dibalas lagi oleh tawa berat Pak Herman.