Series Hutan Larangan
“Diamlah. Tenang dulu, kau harus lihat sendiri karya abadi yang ditinggalkan oleh keparat dengan gelar raden itu di tubuhku, usianya sudah memasuki seratus tahun lebih ketika aku bertemu dengannya. Karena kutukannyalah aku tak bisa menyentuh wanita mana pun selama ratusan tahun, termasuk kau yang sekarang ada dalam pelukanku.”
Mita diam, ia merangkai semuanya jadi satu. Gelar raden, usia seratus tahun, manusia harimau, Hutan Larangan, hilangnya Bagus, lalu Andra yang lahir sangat spesial. Semuanya bagaikan kepingan puzzle yang tersusun di kepalanya.
‘Oh, Ana, apa kamu sama manusia harimau selama ini ....’ ucap Mita dalam hati.
Hot Chapters