Hajatan Tetangga
Benar saja kotak kayu berukiran itu sudah terbuka, isinya berserakan di lantai.
"Pah, Papahh!" teriakku histeris.
Suami datang, akan tetapi dia tetap tenang, suamiku ini memang tipe orang yang tak mudah panik. Akan tetapi masalah begini sudah sepantasnya panik.
"Tenang, Mak, ambil napas panjang dulu," kata suami, dasar!
"Papah gimana, sih, surat hibah itu, Pah, hilang, Papah malah suruh ambil napas?" kataku setengah berteriak.